Setelah Rebound, Ekonomi AS Diprediksi Susut Lagi
Senin, 02 November 2020 - 22:51 WIB
loading...
A
A
A
Menruut Eli, hal ini dikarenakan USD1,5 triliun dari bantuan darurat federal sebesar USD3 triliun yang besar yang disahkan awal tahun ini untuk mendukung ekonomi pada awal pandemi telah kedaluarsa.
"Sejauh ini, anggota parlemen AS tidak dapat menyetujui dukungan fiskal dan tidak mungkin melakukannya, terutama menjelang pemilihan presiden pada 3 November," beber dia.
(Baca juga: Jokowi Wanti-wanti Ekonomi 2021 Jangan Sampai Nyungsep )
Namun, kurangnya dukungan tambahan dari pemerintah mungkin sudah menahan pertumbuhan dan dengan demikian memperlambat pemulihan pasar tenaga kerja AS.
Disamping itu klaim tunjangan pengangguran melonjak pada awal pandemi dari sekitar 200 ribu aplikasi dalam seminggu menjadi hampir 7 juta. Setelah Kongres mengesahkan bantuan darurat pada bulan Maret dan April, pekerjaan mulai pulih, dan klaim pengangguran terus mencatatkan penurunan.
"Sejauh ini, anggota parlemen AS tidak dapat menyetujui dukungan fiskal dan tidak mungkin melakukannya, terutama menjelang pemilihan presiden pada 3 November," beber dia.
(Baca juga: Jokowi Wanti-wanti Ekonomi 2021 Jangan Sampai Nyungsep )
Namun, kurangnya dukungan tambahan dari pemerintah mungkin sudah menahan pertumbuhan dan dengan demikian memperlambat pemulihan pasar tenaga kerja AS.
Disamping itu klaim tunjangan pengangguran melonjak pada awal pandemi dari sekitar 200 ribu aplikasi dalam seminggu menjadi hampir 7 juta. Setelah Kongres mengesahkan bantuan darurat pada bulan Maret dan April, pekerjaan mulai pulih, dan klaim pengangguran terus mencatatkan penurunan.
Lihat Juga :