Harga Tanah dan Upah di Indonesia Juara di ASEAN

Rabu, 04 November 2020 - 15:01 WIB
loading...
Harga Tanah dan Upah...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat harga tanah di Indonesia secara rata-rata mencapai 3,17 juta per meter persegi (m2). Dengan begitu, Indonesia menjadi salah satu negara dengan harga tanah yang cukup mahal dibandingkan dengan negara lain di ASEAN . ( Baca juga: BKPM Dibikin Happy Sekali, Investor Smelter Bangun Politeknik di Konawe )

Staf Ahli Bidang Peningkatan Daya Saing Penanaman Modal BKPM Heldy Satrya Putera menyebut, harga tanah di Tanah Air dengan sejumlah negara Asia Tenggara terbilang tinggi. Harga tanah di Thailand sebesar Rp 3,03 juta per meter persegi, Filipina Rp 1,79 juta, Malaysia Rp 1,41 juta, sementara Vietnam hanya Rp 1,2 juta.

Mahalnya harga tanah dalam negeri dinilai BKPM membuat Indonesia memiliki daya saing kuat di antara negara-negara Asia Tenggara.

"Indonesia menjadi objek daya saing bagi negara-negara di Asia Tenggara, salah satunya karena harga tanah," ujar Heldy dalam Webinar, Jakarta, Rabu (4/11/2020).

Selain harga tanah, secara rata-rata upah minimum provinsi (UMP) di Indonesia pun paling tinggi di antara negara-negara ASEAN. Dalam catatan BKPM, secara rata-rata UMP sebesar Rp3,93 juta per bulan. Angka ini lebih tinggi dari di Malaysia yakni Rp3,89 juta, Thailand Rp3,19 juta, Filipina Rp3,19 juta, dan Vietnam Rp2,64 juta. ( Baca juga: Usut Korupsi Proyek Jembatan, KPK Panggil Eks Anggota DPR Kampar )

Bahkan, persentase kenaikan UMP Indonesia per tahun pun cukup tinggi, yakni 8,7%. Sementara di Filipina 5,07% , Malaysia 4,88%, Vietnam 3,64%, dan Thailand 1,8%.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Perang Iran Dorong Subsidi...
Perang Iran Dorong Subsidi BBM di ASEAN Cetak Rekor Tertinggi
Harta Kekayaan Taipan...
Harta Kekayaan Taipan ASEAN Lenyap Rp1.000 Triliun Imbas Perang Iran
Rincian Harga BBM di...
Rincian Harga BBM di ASEAN: Malaysia Termurah, Singapura Bikin Geleng Kepala, Indonesia?
Hasil Upah Minimum Provinsi...
Hasil Upah Minimum Provinsi 2026, Menaker: Kesenjangan UMP Antar Daerah Masih Terlihat
UMP 2026 Diprotes Buruh,...
UMP 2026 Diprotes Buruh, Pengusaha Singgung Jaga Daya Saing dan Lapangan Kerja
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Rekomendasi
Rustini Muhaimin Dorong...
Rustini Muhaimin Dorong Kemandirian Santri Lewat Pelatihan Menjahit
Gugatan PMH Legalisir...
Gugatan PMH Legalisir Ijazah Jokowi Masuk Tahap Mediasi
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar The Future of Jakarta: JAKI Smart City Innovation & Digital Public Service, Kupas Inovasi Layanan Publik Digital
Berita Terkini
Siap-siap Banjir Pasokan...
Siap-siap Banjir Pasokan Minyak Dunia, Morgan Stanley Koreksi Harga Brent di Angka USD75/Barel
IHSG Balik Melawan,...
IHSG Balik Melawan, Hari Ini Ditutup Menghijau Sentuh Level 5.695
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved