Jelang Resesi Indonesia, IHSG Diprediksi Sedikit Terkoreksi
Kamis, 05 November 2020 - 07:05 WIB
loading...
Laju IHSG pada perdagangan hari ini diproyeksi terkoreksi, menjelang rilis pertumbuhan ekonomi kuartal III/2020 yang diproyeksi banyak pihak akan tetap minus untuk jadi penanda masuknya resesi. Foto/SINDO Photo
A
A
A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi terkoreksi, menjelang rilis pertumbuhan ekonomi kuartal III/2020 yang diproyeksi banyak pihak akan tetap minus. Jika benar, maka Indonesia bisa dipastikan mengalami resesi karena ekonomi tumbuh minus secara dua kuartal beruntun.
(Baca Juga: Trump Nyaris Susul Biden, IHSG Ditutup Melempem )
Sebelumnya IHSG ditutup anjlok 54,25 poin atau 1,05% ke 5.105,2 atau 5.105. Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, jelang rilis data perekonomian PDB pada hari ini disinyalir masih berada dalam kondisi stabil.
"Sedangkan pergerakan IHSG menunjukkan masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar," kata William di Jakarta, Kamis (5/11/2020).
Kata dia, sentimen dari pergerakan market global dan regional masih akan turut membayangi pergerakan IHSG, sehingga jika terjadi koreksi wajar para investor masih dapat memanfaatkan momentum untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek
(Baca Juga: Trump Nyaris Susul Biden, IHSG Ditutup Melempem )
Sebelumnya IHSG ditutup anjlok 54,25 poin atau 1,05% ke 5.105,2 atau 5.105. Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, jelang rilis data perekonomian PDB pada hari ini disinyalir masih berada dalam kondisi stabil.
"Sedangkan pergerakan IHSG menunjukkan masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar," kata William di Jakarta, Kamis (5/11/2020).
Kata dia, sentimen dari pergerakan market global dan regional masih akan turut membayangi pergerakan IHSG, sehingga jika terjadi koreksi wajar para investor masih dapat memanfaatkan momentum untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek
Lihat Juga :