Meski Resesi, LPS Optimis Perekonomian Kian Membaik

Kamis, 05 November 2020 - 17:21 WIB
loading...
Meski Resesi, LPS Optimis...
LPS yakin arah perekonomian nasional terus membaik berkat langkah koordinatif antara pemerintah dan BI. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadhewa optimis ekonomi Indonesia sedang menuju arah yang lebih baik. Di segi perbankan, hal ini menurutnya tampak di bagian non-performing loan (NPL).

"Kalau kita lihat, NPL atau kredit bermasalah ini inline dengan kondisi ekonomi. Bulan Maret-Juni lalu kan ekonomi kita melambat signifikan, otomatis perbankan atau orang yang meminjam ke bank menghadapi masalah," ujar Purbaya dalam IDX Channel Special Dialogue di Jakarta, Kamis (5/11/2020).

(Baca Juga: Banyak Bank Cere Gagal, LPS Sebut Situasi Belum Membahayakan) Dia melanjutkan, upaya restrukturisasi pun dilakukan supaya perbankan tidak mengalami perburukan ketika ekonomi sedang dalam masa perbaikan. "Pemerintah, Bank Indonesia (BI) sudah berhasil membalikkan ekonomi di mata saya. NPL tidak lama lagi teratasi ketika ekonomi bergerak," kata Purbaya.

Kuncinya, lanjut dia, adalah perbaikan ekonomi secara terus menerus. Maka dari itu, LPS, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan BI akan terus berkoordinasi untuk memaksimalkan segala instrumen yang ada.

"Dengan cara ini, arah ekonomi kita akan berangsur membaik kedepan dan NPL akan berangsur membaik pula secara bertahap," ucapnya.

Jika dilihat dari likuiditas perbankan, lanjut dia, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sudah ada perbaikan signifikan, dengan DPK yang lebih merata dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

(Baca Juga: Resesi Datang, Istana: Pemulihan Ekonomi Indonesia Berada di Trek yang Tepat)

"Sekarang sudah menyebar dan merata lagi, bukan hanya di bank-bank besar nasional. Ini berarti perbankan sudah siap menyiapkan kredit lagi," tambahnya.

Selain itu, dia mengatakan, kebijakan pemerintah baru berjalan efektif di triwulan II menjelang triwulan III. Sehingga, kedepannya kalau kebijakan ini dijalankan terus menerus dampaknya akan segera dirasakan sistem ekonomi, khususnya perbankan.

"Aktivitas konsumen di Indonesia di triwulan III sudah 80-90% dari keadaan awal tahun. Ini dampak kebijakan fiskal dan moneter yang baik. Kita harus jaga momentumnya ke depan," pungkasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
BI Rate Naik, LPS Tetap...
BI Rate Naik, LPS Tetap Tahan Tingkat Bunga Penjaminan 3,5%
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Pelajari Praktik Layanan Pelanggan Industri Perbankan melalui Company Visit ke Halo BCA
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Rekomendasi
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Ketakutan Resesi AS,...
Ketakutan Resesi AS, Harga Emas ke Rekor Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved