Potensi Industri Halal Dunia Belum Dimanfaatkan Secara Maksimal

Sabtu, 07 November 2020 - 02:13 WIB
loading...
Potensi Industri Halal...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Industri halal dunia berkembang secara pesat dari tahun ke tahun. Namun besarnya potensi tersebut belum bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh Indonesia. Direktur Pengembangan Ekonomi Syariah dan Industri Halal Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Afdhal Aliasar mengatakan, industri halal global tumbuh sekitar 5,2% secara year-on-year (yoy). Dengan pertumbuhan tersebut, konsumen produk halal di dunia semakin meningkat.

"Posisi Indonesia sekarang adalah kosumen produk halal terbesar di dunia. Ini suatu hal yang menarik. Kita konsumen, tetapi kita belum memanfaatkan dengan baik untuk memproduksi dan menjual produk halal secara global," ujarnya pada Indonesia Industry Outlook #IIO2021 secara virtual, Jumat (6/11/2020).

Baca Juga: Asyik! Pak Lurah, Pak Carik dan Pak Bayan Juga Kecipratan BLT Subsidi Gaji

Dia melanjutkan, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia telah memiliki kekuatan pasar domestik. Untuk itu, pekerjaan rumah selanjutnya adalah menembus pasar global yang lebih luas. "Produk-produk halal yang diproduksi oleh bangsa Indonesia dengan sumber daya yang ada di dalam bangsa kita harus mampu menembus pasar global," tuturnya.

Afdhal menuturkan, negara-negara non-muslim pun berebut untuk mengambil konsumen produk halal. Mereka melihat besarnya peluang untuk masuk ke pasar halal ini. "Kita lihat Jepang, Korea, Taiwan, Thailand, Brazil, Australia ini mendorong berkembangnya industri halal mereka karena mereka melihat besarnya peluang masuk pasar halal," ungkapnya.

Baca Juga: Kroconya Gondol Duit Nasabah Rp20 Miliar, Bos Maybank: Kita Minta Tanggung Jawab!

Menurut dia, adanya pandemi Covid-19 justru semakin meningkatkan pasar halal dunia. Konsumen semakin menyadari makanan yang tidak halal atau pemrosesannya tidak higienis berpotensi besar mengakibatkan penyakit seperti yang terjadi sekarang. Gaya hidup halal ini berkembang tidak hanya soal makanan dan minuman saja, namun juga pada hal-hal lainnya yang terkait dengan value-chain produk halal. "Dengan adanya pandemi ini bukannya menurun tapi akan semakin besar lagi," pungkasnya
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
Dukung Ekonomi Berkelanjutan,...
Dukung Ekonomi Berkelanjutan, Jamkrindo Syariah Perkuat Penerapan Prinsip Syariah
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
BRI Gandeng Syailendra...
BRI Gandeng Syailendra Capital Hadirkan Investasi Syariah melalui Super App BRImo
Ambil Peluang Investasi...
Ambil Peluang Investasi Syariah di Booth MNC Sekuritas dalam Sharia Investment Week 2026
Buku Authentic Halal...
Buku Authentic Halal Brand Diluncurkan, Halal Kini Jadi Identitas dan Kunci Kepercayaan Konsumen
Halal Industrial Park...
Halal Industrial Park Sidoarjo Diproyeksi Jadi Industri Halal Skala Global
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi...
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi Syariah Berkeadilan untuk Indonesia Sejahtera
Rekomendasi
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Berita Terkini
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Infografis
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved