Harbolnas Belum Mampu Kerek Ekonomi, Belanja Lokal Lebih Menarik

Sabtu, 07 November 2020 - 06:35 WIB
loading...
Harbolnas Belum Mampu...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Ekonom Indef Bhima Yudistira menilai hari belanja online nasional (Harbolnas) belum mampu mendorong ekonomi Indonesia. Hal itu disebabkan banyaknya barang impor yang masuk dalam produk UMKM. "Sisanya masih andalkan cara-cara pemasaran konvensional. E-commerce juga masih didominasi oleh barang impor, sehingga dampak ke ekonomi nasional masih terbatas," kata Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Jumat (6/11/2020).

Baca Juga: Selama Orang Kaya Gak Belanja, Jangan Ngarep Harbolnas Dongkrak Konsumsi

Menurut dia Harbolnas tentu penting untuk mendorong belanja kelas menengah dan atas. Apalagi ditengah perubahan prilaku konsumen untuk lebih banyak konsumsi barang secara online. "Pandemi membuat pertumbuhan e-commerce di Indonesia meningkat hingga 31% berdasarkan data Wearesocial," katanya.

Baca Juga: Harbolnas Sebentar Lagi Tiba, Siapkan Gadget dan Doku Anda

Tapi ada yang menjadi catatan, untuk kelas menengah kebawah daya beli masih rendah sehingga kemampuan beli barang secara online meskipun ada diskon tidak setinggi tahun lalu. Market share dari e-commerce terhadap total retail meskipun naik tapi baru di angka 5%. "Artinya masyarakat masih dominan belanja di pasar tradisional, supermarket, dan minimarket. Problem lain adalah keterlibatan UMKM masih terbatas, karena baru 13% UMKM yang bergabung ke platform digital," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Optimisme Baru Ekonomi:...
Optimisme Baru Ekonomi: Laba Sejumlah BUMN Tumbuh Signifikan
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Rekomendasi
Profil Mitchell Baker,...
Profil Mitchell Baker, Striker Debutan Timnas Indonesia yang Langsung Cetak Hattrick
Klasemen Piala AFF 2026:...
Klasemen Piala AFF 2026: Indonesia Tempel Vietnam usai Libas Kamboja 5-1
Polda Metro Usut Pemesan...
Polda Metro Usut Pemesan dan Aliran Dana Sindikat Buzzer Penyebar Hoaks dan Provokasi
Berita Terkini
OSL Indonesia Bidik...
OSL Indonesia Bidik Antusiasme Investor Melalui Kompetisi Trading
IHSG Hari Ini Lanjutkan...
IHSG Hari Ini Lanjutkan Penurunan, Dibuka Melemah ke 6.175
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Paksa Bank Sentral Terus Sesuaikan Kebijakan Moneter
Naik 5,6%, SIG Catat...
Naik 5,6%, SIG Catat Penjualan 18,27 Juta Ton di Semester I 2026
Media Asing Soroti Mundurnya...
Media Asing Soroti Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo, Uji Independensi Bank Indonesia
Perkuat Talenta Energi...
Perkuat Talenta Energi melalui Program GLOBE Berbasis AI, Pertamina Drilling Gandeng ELSA Business
Infografis
Pemerintah Belum Mampu...
Pemerintah Belum Mampu Mengendalikan Harga Minyak Goreng
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved