Selama Orang Kaya Gak Belanja, Jangan Ngarep Harbolnas Dongkrak Konsumsi

Jum'at, 06 November 2020 - 13:46 WIB
loading...
Selama Orang Kaya Gak...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ekonom Core Piter Abdullah menilai hari belanja online nasional (Harbolnas) tak terlalu bisa diharapkan untuk menggenjot konsumsi . Pasalnya, Harbolnas belum tentu menarik minat kalangan menengah atas. ( Baca juga:Resesi Boleh Datang, RI Masih Punya Ruang Kerek Ekonomi )

"Belum bisa dongkrak daya konsumsi karena penurunan konsumsi terutama disebabkan kelompok menengah atas menahan konsumsi. Karena konsumsi barang sekunder dan tersier itu biasanya yang dibelanjakan kelas menengah atas," kata Piter saat dihubungi MNC Portal News,Jakarta, Jumat (6/11/2020).

Menurutnya, Harbolnas yang mengandalkan diskon hanya berdampak ke kelompok menengah bawah. Jadi, tidak akan bisa mendorong kembali konsumsi barang mewahnya kelompok menengah atas.

Sebagai informasi, Harbolnas adalah singkatan dari Hari Belanja Online Nasional. Pada hari belanja online nasional ini, bisa mendapatkan promo dan diskon besar-besaran dari berbagai website e-commerce dan toko online. ( Baca juga:Putin Dilaporkan Akan Mundur, Muncul Spekulasi Menderita Parkinson )

Konsep Harbolnas memang mirip dengan acara diskon besar-besaran tahunan yang dilakukan di sejumlah negara besar seperti Amerika, Kanada, Jerman, Inggris, dan Jepang. Misalnya di Amerika, perayaan Thanksgiving identik dengan acara Black Friday yang biasa dilakukan pada hari Jumat setelah hari Thanksgiving yang jatuh pada Kamis ketiga di bulan November.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
Temukan Beragam Penawaran...
Temukan Beragam Penawaran Health & Beauty di Momen Liburan lewat Watsons 7.7 Summer Sale
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
Spillify.io Hubungkan...
Spillify.io Hubungkan Brand dan Konsumen, Ngespill Produk Bisa Dapat Cuan
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Lindungi Konsumen dan...
Lindungi Konsumen dan Literasi Digital, Blibli Luncurkan JEDA
Distribusi Konsumsi...
Distribusi Konsumsi Jemaah Haji 2026 di Madinah Kini Berbasis Digital
Rekomendasi
Prancis Samakan AS dengan...
Prancis Samakan AS dengan Korut, Amerika Walkout dari Pertemuan DK PBB
Takut dengan Ancaman...
Takut dengan Ancaman Iran, Netanyahu Diam-diam Terbang ke AS Temui Trump
10 Negara yang Menggunakan...
10 Negara yang Menggunakan Kalender Sendiri, Dipengaruhi Agama, Sejarah dan Dinasti
Berita Terkini
OSL Indonesia Bidik...
OSL Indonesia Bidik Antusiasme Investor Melalui Kompetisi Trading
IHSG Hari Ini Lanjutkan...
IHSG Hari Ini Lanjutkan Penurunan, Dibuka Melemah ke 6.175
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Paksa Bank Sentral Terus Sesuaikan Kebijakan Moneter
Naik 5,6%, SIG Catat...
Naik 5,6%, SIG Catat Penjualan 18,27 Juta Ton di Semester I 2026
Media Asing Soroti Mundurnya...
Media Asing Soroti Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo, Uji Independensi Bank Indonesia
Perkuat Talenta Energi...
Perkuat Talenta Energi melalui Program GLOBE Berbasis AI, Pertamina Drilling Gandeng ELSA Business
Infografis
Ketentuan Seragam dan...
Ketentuan Seragam dan 4 Hal yang Dilarang Selama MPLS 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved