Neraca Dagang Surplus, Sinyal Positif di Tengah Tekanan Ekonomi
Senin, 09 November 2020 - 15:23 WIB
loading...
A
A
A
"Kita dorong peningkatan ekspor, sehingga ini sangat positif pengaruhnya terhadap PDB (Produk Domestik Bruto). Faktor-faktor ini akan terus kita dorong," ujarnya.
(Baca Juga: Bagaimana BI Memandang Surplus Neraca Perdagangan Beruntun)
Lebih lanjut, Agus mengatakan, peningkatan ekspor baja utamanya disebabkan permintaan dari China dan Malaysia karena mulai pulihnya industri di kedua negara tersebut.
Sementara, ekspor minyak nabati terdorong naiknya harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) di pasar internasional, seiring pula dengan meningkatkan permintaan dari China. "Ini memang menjadi faktor yang menopang neraca dagang kita, dan sekaligus merupakan sinyal positif bagi kita," tandasnya.
(Baca Juga: Bagaimana BI Memandang Surplus Neraca Perdagangan Beruntun)
Lebih lanjut, Agus mengatakan, peningkatan ekspor baja utamanya disebabkan permintaan dari China dan Malaysia karena mulai pulihnya industri di kedua negara tersebut.
Sementara, ekspor minyak nabati terdorong naiknya harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) di pasar internasional, seiring pula dengan meningkatkan permintaan dari China. "Ini memang menjadi faktor yang menopang neraca dagang kita, dan sekaligus merupakan sinyal positif bagi kita," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :