Kontainer Berukuran Besar Sandar Perdana di Pelabuhan Waren Papua
Selasa, 10 November 2020 - 02:11 WIB
loading...
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub melalui Kantor Unit Penyelenggafa Pelabuhan (UPP) Waren berhasil melakukan uji coba dalam pelayanan sandar dan bongkar muat kapal kontainer berbobot GT 5000. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub melalui Kantor Unit Penyelenggafa Pelabuhan (UPP) Waren berhasil melakukan uji coba dalam pelayanan sandar dan bongkar muat kapal kontainer berbobot GT 5000. Kepala Kantor Unit Penyelenggara Kelas III Waren, Nurdin Marpaung mengatakan, kapal bernama KM Kisik Mas menjadi kapal perdana yang melakukan bongkar muat dengan menurunkan sebanyak 16 unit petikemas tol laut.
“Kedatangan KM. Kisik Mas ini merupakan bentuk kerjasama antara PT. Luas Line selaku operator Tol Laut Voyage 9 dengan PT. Temas Line serta dukungan dari Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut," ujar Nurdin di Jakarta, Senin (9/11/2020).
(Baca Juga: Habiskan Dana Rp25,8 Miliar, Kapal Patroli Produksi Dalam Negeri Segera Meluncur )
Kegiatan penyandaran perdana kapal kontainer tersebut disambut oleh Pjs. Bupati Waropen, Dr. Drs. M. Musaad,M.Si, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Waren, Nurdin Marpaung, dan para pejabat lainnya di Kabupaten Waropen.
Menurut Nurdin Marpaung, selama ini kapal-kapal besar seperti KM. Kisik Mas yang berukuran panjang sekitar 109 meter dan bobot sebesar 5000 GT, jika akan menurunkan barang di wilayah Waropen, hanya melalui Pelabuhan Serui atau Pelabuhan Biak dan diseberangkan ke Kabupaten Waropen dengan menggunakan Kapal Kayu atau Kapal Tradisional yang mengakibatkan harga barang menjadi mahal.
“Kedatangan KM. Kisik Mas ini merupakan bentuk kerjasama antara PT. Luas Line selaku operator Tol Laut Voyage 9 dengan PT. Temas Line serta dukungan dari Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut," ujar Nurdin di Jakarta, Senin (9/11/2020).
(Baca Juga: Habiskan Dana Rp25,8 Miliar, Kapal Patroli Produksi Dalam Negeri Segera Meluncur )
Kegiatan penyandaran perdana kapal kontainer tersebut disambut oleh Pjs. Bupati Waropen, Dr. Drs. M. Musaad,M.Si, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Waren, Nurdin Marpaung, dan para pejabat lainnya di Kabupaten Waropen.
Menurut Nurdin Marpaung, selama ini kapal-kapal besar seperti KM. Kisik Mas yang berukuran panjang sekitar 109 meter dan bobot sebesar 5000 GT, jika akan menurunkan barang di wilayah Waropen, hanya melalui Pelabuhan Serui atau Pelabuhan Biak dan diseberangkan ke Kabupaten Waropen dengan menggunakan Kapal Kayu atau Kapal Tradisional yang mengakibatkan harga barang menjadi mahal.
Lihat Juga :