Gegara Pandemi, Modal Ventura Pilih Startup yang Siap IPO
Rabu, 11 November 2020 - 11:58 WIB
loading...
Industri modal ventura kini lebih memilih mendanai startup yang tengah berkembang melalui skema IPO. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Efek luas dari pandemi Covid-19 telah memaksa industri modal ventura untuk mengkalibrasi ulang dan menjauh dari model growth at all costs. Industri modal ventura kini memilih pendanaan yang berfokus pada usaha rintisan (startup) yang mampu mengukir pertumbuhan yang cepat, menguntungkan dan berkelanjutan.
Karena itu, CEO BRI Ventures Nicko Widjaja mengatakan, modal ventura mengincar pelepasan saham perdana (IPO) yang umumnya dilakukan oleh startup yang sedang berada di tahap perkembangan (growth stage).
(Baca Juga: Startup Masih Sedikit yang Melantai di Bursa, Bos BRI Ventures Ungkap Keuntungannya)
"Oleh karena itu, Dana Ventura Sembrani Nusantara yang baru saja kami launching beberapa bulan yang lalu ingin mendukung semakin banyak startup di Indonesia untuk mencatatkan sahamnya di pasar modal atau go public," ujar Nicko dalam webinar di Jakarta, Rabu (11/11/2020).
Bulan ini, lanjut dia, Sembrani Nusantara juga bersiap untuk berinvestasi di dua startup lokal yang memiliki potensi besar untuk berkembang dan mencatatkan sahamnya di pasar modal Indonesia.
"Di samping itu, kami juga melihat sampai dengan saat ini, terus meningkat minat para investor lokal untuk membeli unit penyertaan Dana Ventura Sembrani Nusantara," katanya.
(Infografik: Pelemahan Ekonomi Akibat Pandemi, Startup Menolak Tumbang) Artinya hal ini sejalan dengan semakin baiknya perkembangan industri startup dan digital di Tanah Air. Penelitian dari INSEAD pada September 2019 menunjukkan bahwa pada tahun 2018 hanya 7 dari 131 startup di ASEAN yang berhasil melakukan divestasi melalui skema IPO.
Karena itu, CEO BRI Ventures Nicko Widjaja mengatakan, modal ventura mengincar pelepasan saham perdana (IPO) yang umumnya dilakukan oleh startup yang sedang berada di tahap perkembangan (growth stage).
(Baca Juga: Startup Masih Sedikit yang Melantai di Bursa, Bos BRI Ventures Ungkap Keuntungannya)
"Oleh karena itu, Dana Ventura Sembrani Nusantara yang baru saja kami launching beberapa bulan yang lalu ingin mendukung semakin banyak startup di Indonesia untuk mencatatkan sahamnya di pasar modal atau go public," ujar Nicko dalam webinar di Jakarta, Rabu (11/11/2020).
Bulan ini, lanjut dia, Sembrani Nusantara juga bersiap untuk berinvestasi di dua startup lokal yang memiliki potensi besar untuk berkembang dan mencatatkan sahamnya di pasar modal Indonesia.
"Di samping itu, kami juga melihat sampai dengan saat ini, terus meningkat minat para investor lokal untuk membeli unit penyertaan Dana Ventura Sembrani Nusantara," katanya.
(Infografik: Pelemahan Ekonomi Akibat Pandemi, Startup Menolak Tumbang) Artinya hal ini sejalan dengan semakin baiknya perkembangan industri startup dan digital di Tanah Air. Penelitian dari INSEAD pada September 2019 menunjukkan bahwa pada tahun 2018 hanya 7 dari 131 startup di ASEAN yang berhasil melakukan divestasi melalui skema IPO.
Lihat Juga :