Penuhi TKDN dalam Pembangunan Infrastruktur, Menteri PUPR Gandeng UKM

Sabtu, 14 November 2020 - 05:58 WIB
loading...
Penuhi TKDN dalam Pembangunan...
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (tiga kiri) saat meninjau penataan KSPN Borobudur. Foto/MNC News Portal/Aditya Pratama
A A A
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menekankan pentingnya penggunaan bahan dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) dalam pembangunan infrastruktur di Tanah Air. Untuk memenuhi hal tersebut, pihaknya telah bekerja sama dengan sejumlah pihak termasuk pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM).

Basuki mengatakan, bahan material dengan TKDN banyak sekali di Tanah Air, mulai dari karet, plastik, aspal buton, rumah RISA dan yang teranyar bigland sprinkler untuk irigasi dari UKM di Bandung.

"Materialnya kita banyak sekali karet, plastik, aspal buton untuk jalan, kemudian untuk rumah RISA dan sekarang kita lagi bikin bigland sprinkler untuk irigasi. Itu menggerakkan 17 UKM di Bandung. Saya sudah datang ke workshopnya, kita pesan pertamanya 253 mereka bisa beli satu bisa dan bagus, kemarin sudah dicoba," ujar Basuki di Kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (13/11/2020).

(Baca juga: Media Sosial Bantu Pengembangan UKM Masyarakat Indonesia )

Khusus untuk bigland sprinkler, Basuki menyampaikan bahwa pihaknya akan memesan kembali alat tersebut sebanyak 1.000 unit untuk dibawa ke Nusa Tenggara Timur (NTT) tepatnya ke wilayah Sumba dan Belu.

"Jadi, daerah-daerah kering akan kita bawa bigland hasilnya sangat murah dibandingkan impor. Impor Rp60-75 juta satu unit, kalau beli di UKM hanya Rp15 juta, operasinya juga sama," katanya.

Selain bahan material di atas, Basuki juga telah mewajibkan kepada jajaran Kementerian PUPR untuk membeli eksavator dari PT Pindad (Persero). Untuk pembelian lampu untuk penerangan juga diutamakan kepada produk yang memiliki pabrik di Tanah Air.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
Perkuat Industri Nasional,...
Perkuat Industri Nasional, Belanja Suku Cadang Lokal SIG Tembus Rp809 Miliar
Sucor AM Bangun Jembatan...
Sucor AM Bangun Jembatan Penghubung 2 Dusun di Garut, Dorong Akses Ekonomi Warga
Perang Picu Ketidakpastian,...
Perang Picu Ketidakpastian, Investor Wait and See Garap Proyek Jalan Tol RI
Stella Maris Perkuat...
Stella Maris Perkuat Daya Saing lewat Pengembangan Infrastruktur Modern
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Dian Sastro Hadiri Perayaan...
Dian Sastro Hadiri Perayaan Waisak di Borobudur, Ternyata Ini Alasannya!
Kemenag Dorong Waisak...
Kemenag Dorong Waisak 2026 di Borobudur Jadi Ruang Spiritualitas dan Perdamaian
Rekomendasi
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
Ogah Tanggapi Laporan...
Ogah Tanggapi Laporan Roy Suryo, Rismon: Saya Fokus Bikin Buku Gibran
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
Berita Terkini
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved