Neraca Dagang Surplus, Sayang Bukan Karena Ekonomi Membaik
Senin, 16 November 2020 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
"Artinya, keadaan ini menunjukkan kegiatan ekonomi di Indonesia masih jauh dari kata baik. Banyak pabrik-pabrik yang belum produksi secara optimal. Masih banyak pabrik yang tutup," sebut Huda.
(Baca Juga: Ekspor Impor Kontraksi, Akibatnya Neraca Dagang Surplus Terus)
Dihubungi terpisah, Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdulah pun mengamini bahwa surplus perdagangan Oktober terjadi bukan karena pertumbuhan ekspor yang sangat besar. Surplus terjadi Lebih disebabkan oleh impor yang masih turun drastis dibandingkan tahun Lalu.
Dia pun memperkirakan surplus masih akan berlanjut selama industri Indonesia belum beroperasi normal sehingga impor masih terus terkontraksi. "Tapi surplus ini Akan mengurangi tekanan terhadap nilai tukar rupiah, memunculkan market confident," imbuhnya.
(Baca Juga: Ekspor Impor Kontraksi, Akibatnya Neraca Dagang Surplus Terus)
Dihubungi terpisah, Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdulah pun mengamini bahwa surplus perdagangan Oktober terjadi bukan karena pertumbuhan ekspor yang sangat besar. Surplus terjadi Lebih disebabkan oleh impor yang masih turun drastis dibandingkan tahun Lalu.
Dia pun memperkirakan surplus masih akan berlanjut selama industri Indonesia belum beroperasi normal sehingga impor masih terus terkontraksi. "Tapi surplus ini Akan mengurangi tekanan terhadap nilai tukar rupiah, memunculkan market confident," imbuhnya.
(fai)
Lihat Juga :