Penyakit Diabetes Bikin Pengeluaran BPJS Kesehatan Bengkak
Jum'at, 13 November 2020 - 16:11 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Pusat Kajian dan Kebijakan Kesehatan (CHEPS) UI, Budi Hidayat mengatakan pandemi Covid-19 membuat orang kurang bergerak karena harus tinggal di rumah berpotensi meningkatkan angka penderita diabetes. Jika tidak ditangani serius, penyakit tersebut akan menggerus dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Jika tidak dilakukan intervensi yang tepat sejak dini, maka biaya pengobatan diabetes akan mencapai Rp199 triliun. Dari jumlah itu, Rp142 triliun diantaranta untuk biaya komplikasi,” jelas Budi.
Dia menjelaskan, alasan diabetes melitus atau kencing manis harus mendapat perhatian serius dari pemerintah, karena penyakit tersebut menimbulkan kerusakan pada organ tubuh yang vital jantung, hati, pankreas dan ginjal. “Diabetes ini dikenal sebagai penyakit dengan bom waktu, karena merusak organ vital,” tuturnya.
Karena itu, Budi menilai, pemerintah harus melakukan intervensi dini dalam penanganan diabetes. Agar jumlah penderitanya tak semakin bertambah, yang akan berdampak pada anggaran program JKN-KIS. Karena 57% pasien diabetes tipe 2 memiliki satu atau lebih komplikasi.“Karena itu, 74% pembiayaan diabetes digunakan untuk mengobati komplikasi. Biaya untuk mengobati komplikasi dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan non komplikasi,” katanya.
“Jika tidak dilakukan intervensi yang tepat sejak dini, maka biaya pengobatan diabetes akan mencapai Rp199 triliun. Dari jumlah itu, Rp142 triliun diantaranta untuk biaya komplikasi,” jelas Budi.
Dia menjelaskan, alasan diabetes melitus atau kencing manis harus mendapat perhatian serius dari pemerintah, karena penyakit tersebut menimbulkan kerusakan pada organ tubuh yang vital jantung, hati, pankreas dan ginjal. “Diabetes ini dikenal sebagai penyakit dengan bom waktu, karena merusak organ vital,” tuturnya.
Karena itu, Budi menilai, pemerintah harus melakukan intervensi dini dalam penanganan diabetes. Agar jumlah penderitanya tak semakin bertambah, yang akan berdampak pada anggaran program JKN-KIS. Karena 57% pasien diabetes tipe 2 memiliki satu atau lebih komplikasi.“Karena itu, 74% pembiayaan diabetes digunakan untuk mengobati komplikasi. Biaya untuk mengobati komplikasi dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan non komplikasi,” katanya.
(bai)
Lihat Juga :