Surplus Neraca Dagang Belum Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 17 November 2020 - 09:08 WIB
loading...
A A A
Menurut dia, dilihat dari sisi impor secara tahunan mengalami penurunan hingga 26,93%. Sementara secara mtm impor Indonesia turun hingga 6,79%. Bahkan, impor untuk barang modal merosot hingga 284,5% (yoy) dan -13,33% (mtm). "Artinya, keadaan ini menunjukkan kegiatan ekonomi di Indonesia masih jauh dari kata baik. Banyak pabrik yang belum produksi secara optimal. Masih banyak pabrik yang tutup," kata Huda.

Dihubungi terpisah, Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdulah mengatakan surplus perdagangan Oktober terjadi bukan dikarenakan pertumbuhan ekspor yang sangat besar, melainkan lebih disebabkan impor yang masih turun drastis dibandingkan tahun lalu. (Baca juga: Banyak Klaster Baru, Siswa Masuk Sekolah Diusulkan Setelah Vaksinasi)

Dia memperkirakan surplus masih akan berlanjut selama industri Indonesia belum beroperasi normal sehingga impor masih terus terkontraksi. "Surplus ini Akan mengurangi tekanan terhadap nilai tukar rupiah, memunculkan market confident," katanya.

Pengamat Ekonomi Bhima Yudhistira menuturkan, anjloknya impor masih akan terus terjadi selama konsumen kelas menengah dan atas menahan belanja. Pasalnya, kondisi ini akan membuat industri tidak berani menambah stok pasokan bahan baku termasuk bahan baku impor. "Padahal, pelaku usaha kan biasanya stok impor barang konsumsi untuk mempersiapkan Harbolnas 11.11 pada bulan berikutnya," ungkap dia.

Sementara dari kinerja ekspor nonmigas ada kenaikan 3,54% secara bulanan. Kenaikan ekspor terjadi akibat perbaikan permintaan di China yang naik 8,9% dibandingkan bulan sebelumnya. Porsi ekspor ke China juga merangkak menjadi 18,6% dari total ekspor. Sementara di ASEAN terjadi pembalikan arah dengan pertumbuhan kinerja ekspor yang positif 8,45%. (Baca juga: Tips Mudah Mengelola Hipertensi)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Buka MNC Forum ke-82,...
Buka MNC Forum ke-82, HT Ungkap Peran Strategis Pasar Modal bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Mengulik Kerentanan...
Mengulik Kerentanan Ekonomi Nasional di Balik Angka Pertumbuhan 5,61 Persen
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Pertumbuhan yang Berdampak
Pertumbuhan yang Berdampak
11.014 Orang Dicoret...
11.014 Orang Dicoret dari Daftar Penerima Bansos Mulai April 2026
Rekomendasi
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Surya Saputra Datangi...
Surya Saputra Datangi Polda Metro Jaya, Laporkan Pencatutan Identitas di Medsos
Berita Terkini
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved