Ekonom: Tanpa Ekosistem, Fintech Akan Sulit Berkembang

Selasa, 17 November 2020 - 22:02 WIB
loading...
Ekonom: Tanpa Ekosistem,...
Ekonom Indef, Aviliani. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani mengatakan, tanpa bekerja sama dengan perbankan, perusahaan fintech (financial technology) akan sulit berkembang. Hal ini karena fintech belum memiliki ekosistem sebesar perbankan.

"Fintech tanpa bekerja sama dengan perbankan tidak mudah. Terlihat dari ratusan jumlah fintech ternyata kalau mereka tidak punya ekosistem, kecenderungannya mereka tidak akan bisa jadi besar atau bahkan tidak akan bisa mendapat fee base yang cukup untuk menutup biaya operasional," ujarnya pada diskusi Infobank dengan tema Traditional Bank vs Neobank, Selasa (17/11/2020).

(Baca juga: Terbukti! Fintech Jadi Idola Kaum Milenial, 362 Terdaftar Resmi )

Menurut dia, fintech tidak akan bisa menggantikan fungsi perbankan karena memiliki keterbatasan dalam melakukan transaksi. "Jadi sebenarnya fungsi perbankan masih sangat signifikan dan itu salah satu yang kita lihat banyak fintech yang berkolaborasi dengan bank," jelasnya.

Aviliani menuturkan, apabila fintech tidak berkolaborasi dengan perbankan maka sumber pendanaan akan terbatas karena mereka tidak bisa mengumpulkan dana masyarakat. Di sisi lain, perusahaan fintech memiliki banyak nasabah namun tidak punya keyakinan untuk menempatkan dananya.

(Baca juga: Percepat Penyaluran Bansos, Menkeu Minta Penerima BLT Punya Akun di Bank )

"Jadi masih lebih concern menempatkan dananya ke bank. Karena bagaimanapun melihat perkembangan fintech ternyata ujung-ujungnya kolaborasi dengan bank. Tanpa ekosistem menurut saya sektor keuangan tidak akan mungkin menjadi besar," tuturnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Delapan Fraksi Setujui...
Delapan Fraksi Setujui RUU PFII, Indonesia Didorong Jadi Pusat Keuangan Global
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
MNC Bank Gandeng MNC...
MNC Bank Gandeng MNC Sekuritas Dorong Literasi Keuangan Gen Z lewat Solusi Perbankan Digital
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
Citi Indonesia Perkuat...
Citi Indonesia Perkuat Jaringan Global Dorong Pertumbuhan Bisnis
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
Lowongan Kerja Bank...
Lowongan Kerja Bank BRI Juli 2026, Dibutuhkan Lulusan S1-S2 Berbagai Jurusan
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Pelajari Praktik Layanan Pelanggan Industri Perbankan melalui Company Visit ke Halo BCA
Rekomendasi
32 Negara Siap Meriahkan...
32 Negara Siap Meriahkan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Mama Firda Bagikan 5...
Mama Firda Bagikan 5 Tips Membuat Konten Review Makanan yang Disukai Netizen
Berita Terkini
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs China: 38 Tahun Tanpa Kemenangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved