Wow ! Per 17 November 2020, Realisasi Penerimaan Bea dan Cukai Capai 175,96 Triliun

Kamis, 19 November 2020 - 10:31 WIB
loading...
Wow ! Per 17 November...
Direktur Jenderal (Dirjen) Bea Cukai Heru Pambudi saat bincang dengan Media Rabu (18/11) sore. Realisasi penerimaan bea masuk dan cukai per 17 November 2020 capai Rp175,96 T. Foto SINDOnews/Hatim Varabi
A A A

JAKARTA- Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mengungkapkan, realisasi penerimaan bea masuk dan cukai per 17 November 2020 mencapai Rp175,96 triliun.

Berdasarkan Perpres 72/2020, penerimaan bea dan cukai pada tahun 2020 ditargetkan mencapai Rp205,6 triliun. Rinciannya, penerimaan bea masuk sebesar Rp31,83 triliun, penerimaan Cukai mencapai Rp172,19 triliun dan penerimaan Bea Keluar Rp1,6 triliun.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bea Cukai Heru Pambudi mengatakan hingga per 17 November 2020, realisasi penerimaan bea dan cukai ini sudah mencapai 85,55 persen dari target tahun ini pada Perpres 72 tahun 2020. “Realisasi secara keseluruhan penerimaan bea dan cukai mencapai Rp175,96 triliun atau 85,55 persen dari target yang ditetapkan,” ungkap Heru saat bincang dengan Media Rabu (18/11) sore.(Baca juga:Tembus Rp200 Triliun, Penerimaan Cukai Rokok RI Terbesar se-Asia Tenggara)

Dia menjelaskan, total realisasi penerimaan itu didorong oleh penerimaan bea masuk sebesar Rp28 triliun atau 88,02 persen dari target.Kemudian komponen penerimaan cukai sebesar Rp144,85 triliun atau 84,12 persen. Sedangkan penerimaan bea keluar mencapai Rp3,08 triliun atau mencapai 186,6 persen.“Total penerimaan bea dan cukai masih ditopang oleh penerimaan Cukai Rokok yang mencapai Rp144,8 triliun," papar Heru.

Dia menambahkan, penerimaan cukai masih bisa ditingkatkan. "Peredaran rokok ilegal masih menjadi ancaman, sehingga kami tetap berkomitmen memberantas rokok ilegal dengan memperkuat operasi penindakan.Harapannya penerimaan cukai rokok dapat terus ditingkatkan," paparnya.
(tim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Bea Cukai Papua Fasilitasi...
Bea Cukai Papua Fasilitasi dan Gerakkan Ekonomi Daerah, dari PSN hingga UMKM
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Defisit APBN Semester...
Defisit APBN Semester I 2026 Capai Rp196,5 Triliun
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Pakar: Penempatan Dana...
Pakar: Penempatan Dana SAL Sesuai UU APBN 2026, Kebijakan Purbaya Dinilai Tepat
Rekomendasi
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Infografis
Sejak November, 90 Kapal...
Sejak November, 90 Kapal Israel, AS, dan Inggris Diserang Houthi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved