Nu Skin Indonesia Raih Sertifikasi Perusahaan PLBS
Sabtu, 21 November 2020 - 01:46 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Kany, sertifikasi Syariah juga menjadi upaya Nu Skin untuk mereduksi stigma atau pandangan negatif terhadap bisnis MLM/direct selling yang antara lain terkait dengan kekeliruan pandangan mengenai skema piramida dan money game, serta mitos tentang passive income.
Mengacu pada poin Fatwa no 75 Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) tahun 2009 mengenai MLM Syariah, antara lain disyaratkan beberapa poin berikut untuk bisa disebut sebagai perusahaan MLM yang Syariah atau perusahaan Penjualan Langsung Berjenjang Syariah (PLBS), yakni ada produk yang halal dengan harga yang wajar dan tidak ada excessive mark-up, tidak ada unsur riba, ghoror/penipuan dan maysir/ghoror dan kedzaliman dalam bisnisnya (ini berarti tidak dibolehkan ada passive income).
Perjalanan selama lebih dari 15 tahun di Indonesia menjadi bukti bahwa peluang dan produk-produk yang ditawarkan Nu Skin benar-benar nyata dan dapat diraih. Dalam kurun waktu tersebut, Nu Skin Indonesia telah mencetak lebih dari 50.000 entrepreneur dengan 10% di antaranya telah mencapai level leadership.
(Baca Juga: Industri Multifinance Optimistis Ekonomi Mulai Bangkit di 2021 )
Di dalamnya, termasuk 18 leader yang tergabung dalam Circle of Excellence; yaitu para distributor yang selama perjalanan bisnisnya bersama Nu Skin telah meraih total penghasilan minimal USD1 juta (setara dalam Rupiah); serta top level distributor yang terdiri dari 31 Presidential Director/Team Elite dan 143 Executive Brand Partner/Blue Diamond.
Mengacu pada poin Fatwa no 75 Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) tahun 2009 mengenai MLM Syariah, antara lain disyaratkan beberapa poin berikut untuk bisa disebut sebagai perusahaan MLM yang Syariah atau perusahaan Penjualan Langsung Berjenjang Syariah (PLBS), yakni ada produk yang halal dengan harga yang wajar dan tidak ada excessive mark-up, tidak ada unsur riba, ghoror/penipuan dan maysir/ghoror dan kedzaliman dalam bisnisnya (ini berarti tidak dibolehkan ada passive income).
Perjalanan selama lebih dari 15 tahun di Indonesia menjadi bukti bahwa peluang dan produk-produk yang ditawarkan Nu Skin benar-benar nyata dan dapat diraih. Dalam kurun waktu tersebut, Nu Skin Indonesia telah mencetak lebih dari 50.000 entrepreneur dengan 10% di antaranya telah mencapai level leadership.
(Baca Juga: Industri Multifinance Optimistis Ekonomi Mulai Bangkit di 2021 )
Di dalamnya, termasuk 18 leader yang tergabung dalam Circle of Excellence; yaitu para distributor yang selama perjalanan bisnisnya bersama Nu Skin telah meraih total penghasilan minimal USD1 juta (setara dalam Rupiah); serta top level distributor yang terdiri dari 31 Presidential Director/Team Elite dan 143 Executive Brand Partner/Blue Diamond.
Lihat Juga :