Dampak Pandemi Covid-19, Perusahaan Harus Bisa Mengubah Model Bisnisnya

Sabtu, 21 November 2020 - 09:11 WIB
loading...
Dampak Pandemi Covid-19,...
Foto/dok
A A A
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pandemi corona (Covid-19) membuat seluruh pelaku industri harus mengubah model bisnisnya. Tidak hanya perusahaan BUMN, tapi juga sektor swasta hingga UMKM. Untuk itu dibutuhkan infrastruktur yang bisa mendukungnya.

“Covid ini semua bisnis model berubah. Saya melihat Telkom perusahaan terbesar yang dimiliki BUMN secara infrastruktur dan bisa mendorong perubahan pada saat Covid ini,” kata Erick saat menghadiri perayaan 25 tahun IPO PT Telkom Indonesia di Jakarta kemarin. (Baca: Mewaspadai Cita Rasa Dunia: Indah tapi Beracun)

Menurutnya, pada kondisi seperti saat ini investor percaya kepada perusahaan yang punya strategi jangka panjang dan mampu beradaptasi terhadap perubahan, terutama di industri yang digeluti Telkom. Untuk itu Erick berpesan agar Telkom tetap konsisten bekerja, menjaga kekompakan, dan terus mengawal transformasi demi mencapai kapitalisasi pasar yang lebih tinggi lagi.

“Saya tidak berpuas diri, saya challenge direktur Telkom. Kalau dulu nilai kapitalisasi Telkom Rp450 triliun, saya mau di kepengurusan saya ini di-push lagi karena transformasi yang ada di Kementerian BUMN. Jadi ini transformasi besar,” ujar Erick.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) telah melewati 25 tahun dual listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan New York Stock Exchange (NYSE). Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan selama 25 tahun terakhir, saham Telkom mampu memberikan kapitalisasi pasar yang terus tumbuh hingga sekitar 12 kali lipat serta telah dua kali stock split, yakni di tahun 2004 dan 2013. (Baca juga: Januari 2021, Sekolah Boleh Gelar Tatap Muka)

“Menjadi perusahaan duallisting menunjukkan komitmen kami pada kepatuhan terhadap aturan dan perundangan yang berlaku sesuai dengan semangat good corporate governance yang sekaligus juga menunjukkan kredibilitas sebagai perusahaan publik,” kata Ririek.

Pada 14 November 1995, Telkom melakukan penawaran saham perdananya ke publik atau initial public offering (IPO) tidak hanya di bursa Indonesia, tetapi juga bursa internasional di Amerika Serikat. Dengan ini Telkom berhasil membuktikan diri sebagai perusahaan dengan kinerja baik dan berkesinambungan dengan memenuhi standar internasional. (Heru Febrianto)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Perusahaan Diduga...
10 Perusahaan Diduga Manipulasi Nilai Ekspor Sawit, Gapki Buka Suara
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Ekonom Ingatkan Risiko...
Ekonom Ingatkan Risiko Ekspor Satu Pintu Jadi Monopoli Birokrasi Baru
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu Picu Kepanikan Petani Sawit, Harga TBS Turun Drastis
Danantara Sumberdaya...
Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Jadi BUMN Khusus Ekspor
Ramaikan Dunia Balap...
Ramaikan Dunia Balap Wanita, Simpati Woman Rally Team Siap Tampil Kejurnas Sprint Rally 2026
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Mathew Baker Cetak Sejarah...
Mathew Baker Cetak Sejarah Jadi Pemain Termuda di Timnas Indonesia
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved