Harapan Pelaku Asuransi di HUT OJK: Tetap Jadi Mercusuar Industri Keuangan

loading...
Harapan Pelaku Asuransi di HUT OJK: Tetap Jadi Mercusuar Industri Keuangan
Pelaku industri asuransi tidak ketinggalan turut menyampaikan harapannya dalam perayaan HUT Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ke 9 tahun. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Pelaku industri asuransitidak ketinggalan turut menyampaikan harapannya dalam perayaan HUT Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ke 9 tahun. Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Dody Dalimunthe mengatakan, pembentukan OJK tidak terlepas dari upaya untuk membangun industri jasa keuangan yang profesional guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Dengan kekuatan ekonomi, negara dapat memberikan ruang luas bagi pemerintah dan pihak swasta untuk membangun Indonesia menuju negara maju dan modern," ujar Dody di Jakarta.

(Baca Juga: Dihantam Pandemi, Bos OJK Wimboh: Indonesia Masih Untung Kalau Kata Orang Jawa)

Dengan usianya yang menginjak ke 9 tahun ini, OJK diharapkan masyarakat dan juga khususnya pelaku industri jasa keuangan untuk lebih banyak berkolaborasi antara regulator dan pelaku jasa keuangan. Sehingga dapat menciptakan sinergi yang bagus membangun negeri. "Selamat ulang tahun ke-9 OJK. Bersama-sama kita berbakti membangun negeri," ujarnya.



Pengamat asuransi Irvan Rahardjo memberikan, masukannya kepada OJK yang belum tampak kuat sebagai dirigen untuk melakukan transformasi industri asuransi seperti yang dicanangkan. Menurutnya OJK nampak gamang bahkan tidak belajar dari mega kasus gagal bayar asuransi yang belakangan kerap terjadi.

"Secara kasat mata OJK bekerja secara siloisme atau terkotak kotak satu bagian dengan bagian yang lain," ujar Irvan berpendapat.

(Baca Juga: Berumur 9 Tahun, OJK Masih Berdiri Tegak di Tengah Badai)



Sementara Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-9 kepada OJK dari pelaku industri asuransi jiwa. "Selamat berbahagia di pertambahan usia yang makin berkah ini. Tetaplah teguh menjadi mercusuar industri keuangan di Indonesia," ujar Togar.
(akr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top