Tahan Pandemi, Body Shop Tak Lakukan Pengurangan Karyawan

loading...
Tahan Pandemi, Body Shop Tak Lakukan Pengurangan Karyawan
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Saat ini kebanyakan pelaku bisnis berada dalam masa transisi. Perkantoran dan pabrik serta tempat-tempat publik kembali beradaptasi dengan diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) .

GM Human Resource (HR) The Body Shop Indonesia Mirna Harahap mengatakan, The Body Shop Indonesia merupakan salah satu organisasi yang mampu melakukan pivoting secara cepat dan efektif dalam beberapa bulan terakhir dan saat ini mulai kelihatan hasilnya.

"Kami mengalihkan 40% penjualan ke online dari yang semula mayoritas (98%) berasal dari toko offline," katanya di Jakarta, Selasa (24/11/2020). ( Baca juga:Jangan Plin-plan jika Mau Terapkan Kandungan Lokal Tinggi dalam Industri )

Sebagai salah satu intelligent enterprise di Kawasan Asia Tenggara dan yang terbesar kedua dan ketiga di dunia setelah The Body Shop di Inggris, The Body Shop Indonesia berkomitmen penuh menjaga keberlangsungan bisnis mereka dengan berhasil mempertahankan 1.300 karyawannya untuk tetap produktif dan tidak akan melakukan pengurangan karyawan.



Perusahaan yang berasal dari Inggris yang bergerak di bidang industri kecantikan sejak tahun 1976 ini telah melewati tantangan pandemi Covid-19 dengan baik. "Pada saat pertama kali PSBB dilakukan di bulan Maret 2020, 90% toko offline ditutup dan sebagian besar dialihkan ke saluran online," sebut dia.

Transisi di era pandemi ini juga membawa beberapa hal baru bagi praktisi di bidang human resource. Mirna mengatakan perusahaan berkolaborasi dengan SAP untuk memanfaatkan penggunaan teknologi human resource yaitu SAP Qualtrics untuk dapat meningkatkan produktivitas karyawan. ( Baca juga:Kisah Sahabat Saat Menjawab Salam dari Rasulullah )

Menurut Managing Director SAP Indonesia Andreas Diantoro, teknologi memiliki peran penting agar bisnis bisa bertahan. Dapat kita lihat sendiri, di saat disrupsi terjadi akibat Covid-19, perusahaan-perusahaan yang telah menerapkan digital platform, dan resource planning yang mampu bertahan dan mampu melakukan penyesuaian pada bisnisnya dengan lebih baik.



“Dengan beberapa kemampuan yang dimiliki, SAP dapat membantu menyiapkan perusahaan menjadi sebuah perusahaan cerdas di berbagai sektor industri, serta memiliki solusi SAP SuccessFactors dan SAP Qualtrics Employee Engagement di bidang human resources,” kata dia.
(uka)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top