Dulu Identik dengan Tanah Kuburan, Wakaf Zaman Sekarang Produk Keuangan Syariah

Selasa, 24 November 2020 - 12:49 WIB
loading...
Dulu Identik dengan...
Menag Fachrul Razi mengungkapkan, jika dulu wakaf identik dengan tanah kuburan dan masjid, kini dapat dilihat banyaknya kebijakan yang dikeluarkan pemerintah dan produk perwakafan dalam keuangan syariah. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengungkapkan, gerakan perwakafan di Indonesia selama 10 tahun terakhir ini semakin progresif. Jika dulu wakaf identik dengan tanah kuburan dan masjid, kini dapat dilihat dengan banyaknya kebijakan yang dikeluarkan pemerintah dan produk perwakafan dalam keuangan syariah .

"Jika dahulu wakaf identik dengan tanah kuburan dan masjid. Kini wakaf juga dijumpai dalam berbagai produk keuangan syariah. Dalam kurun waktu tersebut pemerintah terus memperkuat infrastruktur dan regulasi perwakafan," ujar dia dalam acara Wakaf Goes To Campus Virtual: Penguatan Literasi dan Jurnalistik Wakaf Produktif Menuju Masyarakat Sadar Wakaf untuk Indonesia Bermartabat, Selasa (24/11/2020).

(Baca Juga: OJK Dorong Masyarakat Manfaatkan Investasi yang Berikan Untung dan Pahala )

Kemudian, lanjut dia, Kementerian Agama (Kemenag) bersama kementerian terkait terus menjalin kerja sama dan sinergi program dalam mendukung perwakafan ini. Seperti dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjalin sinergi dengan terbitnya cash wakaf link sukuk yang telah dilaunching beberapa waktu lalu.

"Lalu bersama dengan Kemnaker kita telah menyiapkan standar kompetensi kerja nasional indonesia atau nazir wakaf dan masih banyak kerjasama yang telah kami jalin baik dengan kemeneterian lembaga, maupun organisasi internasional," ungkap dia.

(Baca Juga: Bisa Jadi Penyangga Ekonomi Nasional, Ayo Gotong Royong Optimalkan Wakaf )

Menurut dia, rendahnya indeks literasi wakaf masyarakat ini berdasarkan hasil survei Badan Wakaf Indonesia dan Kemenag. "Maka itu mengharuskan para stakteholder wakaf saling bersinergi untuk mengambil langkah-langkah strategis," tandas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Mengulik Penyebab Ekonomi...
Mengulik Penyebab Ekonomi Syariah Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia
Prudential Syariah dan...
Prudential Syariah dan MPW PP Muhammadiyah Bekali Mahasiswa Perencanaan Keuangan Syariah
Mendorong Reksa Dana...
Mendorong Reksa Dana Syariah Jadi Opsi Pengelolaan Wakaf Uang
EKSiS 2025 Digelar di...
EKSiS 2025 Digelar di Lima Kota, Raih Hampir 10.000 Pembukaan Rekening Baru
Indonesia Jadi Kiblat...
Indonesia Jadi Kiblat Fesyen Muslim Dunia, Keuangan Syariah Masuk Tiga Besar Global
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Wakaf, BWI Dorong Sertifikasi Nazir secara Masif
Matahari Tepat di Atas...
Matahari Tepat di Atas Kakbah pada 15—16 Juli, Menag Ajak Pastikan Ketepatan Arah Kiblat
Bangun Pendidikan Hukum,...
Bangun Pendidikan Hukum, Peradi Profesional Gandeng 112 PTN dan PTS se- Indonesia
Rekomendasi
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
Sekjen Kemendagri: HUT...
Sekjen Kemendagri: HUT ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
Berita Terkini
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
Kilau Emas Kembali Lagi...
Kilau Emas Kembali Lagi usai Menguat Rp8 Ribu, Buyback Naik Rp16.000 per Gram
Infografis
AS Berebut Logam Tanah...
AS Berebut Logam Tanah Jarang dengan China Demi Jet Tempur F-35
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved