Ada Patimban, Ekspor ke China Tak Perlu Belok ke Negara Tetangga
Jum'at, 27 November 2020 - 17:13 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Patimban Bikin Pengangguran di Wilayah Kang Emil Berkurang
Budi Karya menambahkan, dengan adanya Pelabuhan Patimban juga bisa mengurangi beban dari Pelabuhan Tanjung Priok. Di mana saat ini, aktivitas ekspor impor di wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta, masih melalui Pelabuhan Tanjung Priok. "Dengan adanya Patimban, Priok tidak terjadi concession, Jakarta tidak terjadi concession orang makin bagus, Priok juga makin lancar kalau mau ke Bekasi, sebaliknya mereka yang di Karawang bisa ke sana. Dan kalau ini terjadi, ekspor bertambah, devisa bertambah, pertumbuhan kit akan baik," jelasnya.
Buda menjelaskan Pelabuhan Patimban sendiri merupakan cita-cita lama pemerintah. Namun baru terealisasi pada beberapa tahun ini menyusul investor Jepang yang mau meminjamkan dananya untuk proyek pelabuhan ini. "Patimban kita tahu suatu cita-cita kita sejak lama. Cita-cita kita saat ini untuk membangun Cimalaya Tetapi tidak berhasil. Bedanya sekarang ini kita lakukan dengan baik. jepang memberikan soft loans kepada kita. Dan kita bisa membangun bisa memulai," kata Budi.
Budi Karya menambahkan, dengan adanya Pelabuhan Patimban juga bisa mengurangi beban dari Pelabuhan Tanjung Priok. Di mana saat ini, aktivitas ekspor impor di wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta, masih melalui Pelabuhan Tanjung Priok. "Dengan adanya Patimban, Priok tidak terjadi concession, Jakarta tidak terjadi concession orang makin bagus, Priok juga makin lancar kalau mau ke Bekasi, sebaliknya mereka yang di Karawang bisa ke sana. Dan kalau ini terjadi, ekspor bertambah, devisa bertambah, pertumbuhan kit akan baik," jelasnya.
Buda menjelaskan Pelabuhan Patimban sendiri merupakan cita-cita lama pemerintah. Namun baru terealisasi pada beberapa tahun ini menyusul investor Jepang yang mau meminjamkan dananya untuk proyek pelabuhan ini. "Patimban kita tahu suatu cita-cita kita sejak lama. Cita-cita kita saat ini untuk membangun Cimalaya Tetapi tidak berhasil. Bedanya sekarang ini kita lakukan dengan baik. jepang memberikan soft loans kepada kita. Dan kita bisa membangun bisa memulai," kata Budi.
(nng)
Lihat Juga :