Libur Panjang Akhir Tahun Batal, Apa Efeknya ke Ekonomi?

Rabu, 02 Desember 2020 - 07:59 WIB
loading...
Libur Panjang Akhir...
Ilustrasi wisata Candi Prambanan. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah resmi memangkas libur dan cuti bersama akhir 2020 . Pemerintah memangkas libur akhir tahun sebanyak tiga hari, yaitu tanggal 28,29 dan 30 Desember 2020. Melihat hal itu, Ekonom Indef Nailul Huda mengatakan langkah itu dinilai sangat tepat untuk memperbaiki ekonomi. Pasalnya, masyarakat walaupun bisa mudik pulang kampung tapi pendapatan mereka menurun, bahkan ada yang berhenti bekerja.

"Memang ada efek kepada ekonomi, namun saya rasa tidak cukup signifikan. cenderung sangat kecil," kata Huda saat dihubungi SINDOnews. Kata dia, bonus tahunan yang biasanya bisa menggerakkan konsumsi rumah tangga juga terlihat akan menyusut. Akibatnya perputaran uang, meskipun ada libur panjang akan kecil.

Baca Juga: Jelang Libur Nataru, PT KAI Antisipasi 355 Titik Rawan di Jalur KA

"Belum ditambah masih adanya pandemi (dan cenderung semakin naik) membuat orang juga malas untuk berbelanja, liburan, atau pulang kampung. Udah bener liburan dipangkas saja daripada efek seperti saat ini dimana efek libur panjang kemarin," tandasnya.

Baca Juga: Pemerintah Tak Larang Perusahaan yang Perpanjang Liburan

Adapun liburnya sebagai berikut mulai tanggal 24 sampai 27 Desember libur 24 cuti bersama Natal. 25 Hari raya Natal. Kemudian 26 Sabtu dan 27 Minggu . Kemudian tanggal 28, 29, 30 tidak libur tetap masuk kerja seperti biasa. Baru kemudian tanggal 31 baru libur sebagai pengganti Idul Fitri.Kemudian tanggal 1 adalah otomatis libur 1 Januari. Tanggal 2 Hari Sabtu dan 3 Januari hari Minggu,
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Ekonomi Lesu, Welhelm...
Ekonomi Lesu, Welhelm Kurnala Perkuat UMKM Maluku lewat Dana Stimulan
Perlambatan Ekonomi...
Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan, Agus Taufiq Perindo Desak Perluasan Lapangan Kerja
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Rekomendasi
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Dasco Sebut RUU Perampasan...
Dasco Sebut RUU Perampasan Aset dan RUU Ketenagakerjaan Tetap Dibahas pada Masa Reses
Berita Terkini
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Infografis
Catat, Ini Daftar Hari...
Catat, Ini Daftar Hari Libur Nasional pada Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved