Imbas Pandemi, Kinerja BUMN Terkontraksi hingga 60%

Rabu, 02 Desember 2020 - 09:15 WIB
loading...
Imbas Pandemi, Kinerja...
‘Badai’ pandemi virus corona (Covid-19) telah memorak-porandakan hampir seluruh industri di Tanah Air, tidak terkecuali perusahaan BUMN. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - ‘Badai’ pandemi virus corona (Covid-19) telah memorak-porandakan hampir seluruh industri di Tanah Air, tidak terkecuali perusahaan BUMN yang pendapatannya diprediksi merosot 60% dibandingkan kondisi normal.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengakui kinerja keuangan bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) mengalami penurunan sebesar 40% akibat pandemi Covid-19 sepanjang 2020. (Baca: Jadikan Sifat Tawadhu sebagai Modal Kebahagiaan)

Erick mengatakan posisi bank BUMN tidak saja mengalami kontraksi keuangan, tetapi dalam kondisi pandemi Covid-19 anggota Bank Himbara seperti PT Bank Mandiri (Persero), PT Bank BTN (Persero), PT Bank BRI (Persero), dan PT BNI (Persero) juga harus melakukan tugasnya untuk merealisasikan program restrukturisasi kredit bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan sejumlah sektor bisnis lainnya.

Bahkan, program restrukturisasi kredit akan terus dijalankan oleh Himbara. Di mana program ini menjadi bagian lain dari upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dilakukan pemerintah.

“Pendapatan Bank Himbara 40% lebih kecil dari sebelumnya (2019). Dan, tentu, dibandingkan dengan bank swasta juga, saya mengambil posisi yang jelas bahwa BUMN di situ menjadi bagian dari restrukturisasi daripada UMKM dan lain-lainnya,” kata Erick, di Jakarta, kemarin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
Optimisme Baru Ekonomi:...
Optimisme Baru Ekonomi: Laba Sejumlah BUMN Tumbuh Signifikan
Gaduh Pengangkatan Komisaris...
Gaduh Pengangkatan Komisaris BUMN, Qodari: Penting untuk Kawal Agenda Negara
Seluruh Laporan Keuangan...
Seluruh Laporan Keuangan BUMN Tahun 2025 Sudah Masuk Danantara, Intip Bocorannya
Daud Joseph Mundur dari...
Daud Joseph Mundur dari Dirut PT Pos Indonesia usai Penggabungan BUMN Logistik
Prabowo Pangkas 1.000...
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Menjadi 250, Bagaimana Nasib Karyawan?
Pengamat: BUMN Bukan...
Pengamat: BUMN Bukan Tempat Bagi-bagi Jabatan
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Rekomendasi
Presiden FIFA Akhirnya...
Presiden FIFA Akhirnya Mengakui Ditelepon Trump terkait Kartu Merah Balogun
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Tony Blair di Kertanegara Senin Malam Bahas Apa?
Bakal Hadiri Prosesi...
Bakal Hadiri Prosesi Pemakaman Ayatulloh Khamenei, Ketua MPR: Saya Diutus Presiden
Berita Terkini
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved