Harga CPO Siap Meroket Tahun Depan, Ini Pemicunya

Rabu, 02 Desember 2020 - 13:15 WIB
loading...
Harga CPO Siap Meroket...
Pekerja memanen kelapa sawit di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (30/8/2020). FOTO/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Permintaan kelapa sawit diprediksi akan kembali pulih pada tahun depan. Ditambah lagi, harga dari minyak kelapa sawit juga akan mengalami peningkatan pada tahun depan. Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pada tahun diperkirakan harga minyak kelapa sawit meningkat menjadi USD668 per metric ton. Sebelumnya, pada tahun ini minyak sawit dijual dengan harga USD650 per metrik ton.

"Minyak sawit diperkirakan akan mengalami sedikit peningkatan harga pada tahun 2021 menjadi sekitar USD668 per metrik ton," ujarnya dalam acara Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) secara virtual, Rabu (2/12/2020).

Baca Juga: Airlangga: Sektor Pertanian Jadi Juru Selamat Ekonomi RI

Mantan Menteri Perindustrian itu menambahkan, salah satu penyebab kenaikan harga minyak kelapa sawit yaitu aktivitas ekonomi yang mulai dibuka di negara-negara lain. Sehingga permintaan terhadap minyak sawit juga akan kembali meningkat. "Pada tahun 2021,diperkirakan permintaan minyak sawit diharapkan pulih seiring dengan ekonomi yang kembali terbuka," ucapnya.

Baca Juga: Di Depan Juragan Sawit, Menko Airlangga Sampaikan Dampak Multidimensi Covid-19

Selain itu lanjut Airlangga, peningkatan harga minyak sawit juga didukung oleh peningkatan permintaan di dalam negeri. Apalagi pemerintah juga telah menerapkan kebijakan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan bauran minyak sawit. “Kebijakan biodiesel, peningkatan permintaan oleh mitra dagang besar, dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, minyak sawit diperkirakan akan mengalami sedikit peningkatan harga pada tahun 2021,” ucapnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Prabowo Heran Minyak...
Prabowo Heran Minyak Goreng Sempat Langka, Padahal Indonesia Penghasil Sawit Terbesar
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
Analisis Kritis dan...
Analisis Kritis dan Metodologis Terkait Dugaan Under-Invoicing di Sektor Sawit
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Resmi Ditutup, Airlangga Hartarto: Ini Bagian Silaturahmi Lingkungan Pasar Modal
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima PN Jaktim, Roy Suryo: Harusnya Berlaku Juga Buat Kasus Saya
Apa Itu Ayat Salamun...
Apa Itu Ayat Salamun Rebo Wekasan?
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved