Dukung Jutaan Santri Melek Digital, Telkom Modernisasi 50 Pesantren

Rabu, 02 Desember 2020 - 18:18 WIB
loading...
Dukung Jutaan Santri...
Foto/SINDOnews/Arif Budianto
A A A
BANDUNG - PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) melakukan modernisasi 50 pesantren di Indonesia melalui program digitalisasi masuk pesantren. Program ini diharapkan memudahkan jutaan santri di Indonesia mengakses layanan digital.

"Kami berkomitmen terus mendampingi para santri pada transformasi digital ini, sehingga kelak muncul para santri yang selain menguasai ilmu agama, juga menjadi seorang santri digital," kata Tribe Leader Financial Technology PT Telkom Zuhed Nur pada Pelatihan Kewirausahaan di Pesantren Al-Tsaqofah pimpinan KH. Said Agil Sirodj, Rabu (2/12/2020).

(Baca juga: Manfaatkan Silase, Santri Ponpes Metal Kembangkan Pakan Alternatif Ternak )

Menurut dia, Telkom merasa penting untuk melakukan digitalisasi pesantren. Sebab, merujuk data Kementrian Agama RI, pada tahun 2020 ini terdapat 28.194 pesantren dengan 5 juta santri mukim se-Indonesia.

Jika ditambahkan santri yang bolak balik rumah ke pondok pesantren dan sebaliknya, plus taman-taman pendidikan Al-Qur’an dan madrasah diniyah, maka diperkirakan ada 18 juta orang yang diasuh kurang lebih 1,5 juta tenaga pengajar.

"Tahap awal, modernisasi pesantren ini dilakukan pada 50 pesantren dengan memanfaatkan tujuh wilayah regional PT Telkom se-Indonesia," kata dia.

Zuhed Nur mengungkapkan, salah satu pembekalan yang dilakukannya kepada Santri adalah Kartu Santri, yakni kartu fintech yang memudahkan administrasi santri di lingkungan pesantren. Di dalamnya berisikan menu Identitas Digital, Alat pembayaran Digital, Top Up Saldo, hingga Monitoring oleh Orang Tua.

"Sekalipun penggunaan ponsel cerdas di pesantren terbatas, namun santri tetap bisa melakukan transaksi digital khususnya pembayaran dan pembelian pada merchant tertentu. Termasuk orang tua bisa dapat mengirim uang, memonitor transaksi dan saldo, hingga belanja terkelola tanpa perlu kembalian," katanya.

(Baca juga: Konsensus Global Belum Sepakat, Sri Mulyani Tegaskan Tetap Pungut Pajak Digital )

Salah satu layanan teknologi keuangan PT Telkom tersebut juga dilengkapi digital wallet yang dapat diisikan (top-up) dari berbagai kanal perbankan. Pada saat bersamaan, kecanggihannya juga dapat mendukung proses pembelajaran, seperti media pencatat absensi hingga merekam aktivitas di kelas hingga perpustakaan.

Proses registrasi, sambung dia, relatif mudah yakni diawali pesantren membuat data santri sesuai format yang sudah ditentukan. Setelah itu, data didata secara keseluruhan guna memperoleh virtual account (VA) Bank Mandiri dan BNI. Jika VA sudah ada, maka bisa dibuatkan kartu untuk selanjutnya santri mengganti PIN temporernya.

"Ketika sudah transaksi, santri cukup membawa Kartu Santri ke merchant untuk dipindai dan masukkan PIN untuk nanti muncul struk transaksi. Saldo santri akan terpotong sementara saldo merchant bertambah sebagaimana umumnya transaksi digital," jelas dia.

(baca juga: OJK Luncurkan Aplikasi Perlindungan Konsumen Terpusat Mulai 2021 )

Zuhed melanjutkan, proses top up Kartu Santri pun sangat simpel. Yakni orangtua santri/santri bisa menggunakan mobile banking, internet banking, hingga ATM.

Ada pula cara lebih mudah yakni mendatangi Koperasi/unit usaha pesantren dengan membawa kartu tersebut. Di lain sisi, orang tua bisa memonitor saldo dan transaksi dengan mengakses kartusantri.tmoney.co.id.

Selain fintech, program Pesantren Go Digital PT Telkom juga memfasilitasi layanan berupa desain laman sendiri, edukasi pesantren, e-commerce, toko daring, serta konektivitas.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
MNC Bank Borong 5 Penghargaan...
MNC Bank Borong 5 Penghargaan Bergengsi di Infobank-Isentia Digital Brand Awards 2026
BSI dan Baznas Hadirkan...
BSI dan Baznas Hadirkan Layanan DAM Haji dan Kurban Digital
Melalui Teknologi Otonom,...
Melalui Teknologi Otonom, Registrasi Digital Siap Bantu Industri Event
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Rekomendasi
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Berita Terkini
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Infografis
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Satelit China Dukung Houthi Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved