Pertamina Trans Kontinental-PMS Kolaborasi Pengangkutan FAME

Rabu, 02 Desember 2020 - 19:40 WIB
loading...
Pertamina Trans Kontinental-PMS Kolaborasi Pengangkutan FAME
Penandatangan perjanjian kerja sama antara PT Pertamina Trans Kontinental dan PT Pelindo Marine Service Kantor PT Pelindo Indonesia Regional Jawa Timur, Rabu (2/12/2020). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) dan PT Pelindo Marine Service (PMS) menandatangani perjanjian kerja sama penyediakan satu unit armada laut untuk kegiatan pengangkutan dan penyaluran Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dari TUKS PT Wilmar Nabati Indonesia di Gresik ke Integrated Terminal PT Pertamina (Persero) di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Acara seremonial penandatangan perjanjian kerja sama tersebut digelar dilaksanakan di Kantor PT Pelindo Indonesia Regional Jawa Timur, hari ini. Kerja sama ini disebut sebagai wujud dari upaya PT Pertamina Trans Kontinental untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan perusahaan melalui kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai perusahaan lainnya.

(Baca Juga: PTK Grup-TPPI Sinergi Tingkatkan Operational Excellence)

"Kerja sama ini dilakukan untuk saling menunjang dan mendukung pengembangan bisnis yang menguntungkan kedua belah pihak guna kemajuan bersama," ungkap Direktur Utama PTK Nepos MT Pakpahan dalam keterangan tertulis, Rabu (2/12/2020).

Untuk diketahui, PTK merupakan perusahaan yang bergerak di bidang usaha jasa pelayaran, jasa maritim dan jasa logistik yang sudah sangat berpengalaman dalam menyiapkan angkutan laut, baik untuk muatan BBM atau material lainnya. Saat ini armada kapal milik PTK mencapai 124 unit yang siap untuk mendukung kegiatan pengangkutan dan penyaluran FAME tesebut.

"Kerja sama yang dilaksanakan antara PMS dengan PTK merupakan bagian dari pelaksanaan sinergi sesama anak perusahaan BUMN yang bertujuan untuk meningkatkan kelancaran transfer FAME dengan target kegiatan operasional berjalan dengan baik, aman dan lancar," jelasnya.

Nepos menegaskan, PTK akan memberikan pelayanan terbaik kepada PMS dalam memberikan pelayanan jasa pengangkutan FAME dari TUKS PT Wilmar Nabati Indonesia Gresik ke Dermaga Mirah Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya," ujarnya.

Nepos menambahkan, kerja sama ini tentunya tidak hanya memberikan keuntungan bagi PTK dan PMS, tetapi juga ikut membantu program pemerintah dalam hal penyediaan energi terbarukan, yakni bahan bakar nabati yang sedang diprioritaskan oleh pemerintah.

(Baca Juga: Dukung Energi Hijau, Produsen Biodiesel Terus Tingkatkan Kapasitas Produksi)

Terpisah, Direktur Operasi dan Komersial Pelindo III Putut Sri Muljanto menyebutkan, kebutuhan bioenergi Pertamina di terminal terpadu BBM Pelabuhan Tanjung Perak mencapai 44.500 kiloliter (KL) setiap bulan. Dalam perjanjian kerja sama tersebut Pelindo akan berkontribusi dalam menyiapkan instalasi pipa untuk distribusi bioenergi dari Terminal Mirah ke terminal terpadu BBM Pelabuhan Tanjung Perak.

Selama ini FAME sebagai bahan baku bioenergi milik Pertamina diangkut menggunakan truk tangki, jumlahnya mencapai 60 unit truk per hari, dari sisi logistik hal tersebut dinilai kurang efisien. Di mana, dalam dua hari hanya dapat mengangkut 3.000 KL. Namun dengan kerja sama ini satu kapal dapat mengangkut hingga 5.000 KL dalam 1-2 hari, tentunya ini lebih efisien bagi pemilik barang.
(fai)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1640 seconds (10.177#12.26)