BI: Indonesia Adalah Sosok Leader dalam Ekonomi dan Keuangan Syariah Dunia

Rabu, 02 Desember 2020 - 22:47 WIB
loading...
BI: Indonesia Adalah...
Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia (BI) Anwar Bashori menyebutkan, bahwa Indonesia adalah sosok leader dalam ekonomi dan keuangan syariah dunia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia (BI) Anwar Bashori menyebutkan, bahwa Indonesia adalah sosok leader dalam ekonomi dan keuangan syariah dunia. Hal ini karena beberapa indikator makroekonomi yang mendukung, terutama jika dibandingkan dengan negara-negara anggota Organisasi Islam Internasional (OIC).

"Tidak imbang jika Indonesia dibandingkan dengan negara-negara maju, lebih masuk akal jika dibandingkan dengan negara-negara Islam lainnya," ujar Anwar dalam video virtual di Jakarta, Rabu (2/12/2020).

(Baca Juga: Menakar Kekuatan Besar Zakat dalam Perang Melawan Covid-19 )

Indonesia menjadi negara dengan GDP terbesar di antara negara-negara anggota OIC dengan share sebesar 14,8%. "Bahkan, Indonesia juga menjadi negara paling kompetitif dalam menarik FDI dibandingkan negara-negara OIC," terang Anwar.

Ekonomi dan keuangan syariah, kata dia, saat ini sudah menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang baru. Bahkan, ada beberapa faktor sukses penting yang mendukung. "Di Indonesia, ekonomi dan keuangan syariah sudah mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah dan dicanangkan sebagai program nasional," ucap Anwar.

(Baca Juga: Imbas Pandemi, Risiko Masih Membayangi Industri Keuangan Syariah )

Selain itu, sudah disediakan pula badan khusus untuk koordinasi lintas otoritas. Indonesia juga mulai berfokus untuk memanfaatkan keunggulan kompetitifnya. Terlebih lagi, posisi Indonesia dalam perekonomian syariah global, khususnya di pasar keuangan syariah, semakin diperhitungkan.

"Dalam skor Islamic Finance Index (IFCI) 2019, Indonesia berhasil naik menjadi peringkat 1 dari sebelumnya peringkat 6 tahun 2018," katanya.

Dia menyebutkan, strategi nasional yang mencakup reformasi struktural pemerintah maupun paradigma masyarakat juga akan menjadi faktor pendukung yang kuat.

"Nantinya, pengembangan ekonomi syariah tidak hanya bertumpu pada penguatan industri halal semata, namun diperlukan pengembangan yang lebih holistik yaitu pengembangan ekosistem melalui penguatan ekosistem Halal Value Chain," pungkas Anwar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Rekomendasi
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved