Sandiaga Uno: Saat Ini Pangan Adalah Internet yang Baru
Kamis, 03 Desember 2020 - 15:00 WIB
loading...
A
A
A
"Karena itu kita harus fokus terhadap pertumbuhan ketahanan pangan dalam negeri, dari tingkat terbesar hingga desa. Saya optimis bahwa bangsa kita dapat melipatgandakan kapasitas produksi pangan lokal dengan intervensi teknologi dan tidak hanya dalam hal pupuk atau pembibitan tetapi lebih juga bagaimana kita menciptakan efisiensi," kata Sandiaga.
Adapun sekitar 65% dari petani di Indonesia berada di umur lebih dari 50 tahun. Namun yang menjadi masalah utama adalah bagaimana mereka dapat mengadopsi teknologi ini.
(Baca Juga: Penyuluh Pertanian harus Aktif Input dan Update Data Petani)
"Menurut saya, mereka semua sangat ingin mengadopsi teknologi, hanya saja belum tersedia bagi mereka karena mereka lebih dilihat dan diperlakukan sebagai objek, bukan sebagai subjek. Subjek yang dilihat sebagai orang yang menerima produk tanpa adanya pelatihan yang tepat, tanpa pendampingan, dan tanpa kesinambungan program," ujar dia.
Sandiaga mengatakan, pemerintah seharusnya lebih fokus terhadap hal ini. Selain itu, lanjut dia, peran milenial yang dikenal melek teknologi, sangat dibutuhkan di sini. "Dengan adanya hal tersebut, maka saya pikir dapat memaksimalkan hidupnya agritek di Indonesia," tuturnya.
Adapun sekitar 65% dari petani di Indonesia berada di umur lebih dari 50 tahun. Namun yang menjadi masalah utama adalah bagaimana mereka dapat mengadopsi teknologi ini.
(Baca Juga: Penyuluh Pertanian harus Aktif Input dan Update Data Petani)
"Menurut saya, mereka semua sangat ingin mengadopsi teknologi, hanya saja belum tersedia bagi mereka karena mereka lebih dilihat dan diperlakukan sebagai objek, bukan sebagai subjek. Subjek yang dilihat sebagai orang yang menerima produk tanpa adanya pelatihan yang tepat, tanpa pendampingan, dan tanpa kesinambungan program," ujar dia.
Sandiaga mengatakan, pemerintah seharusnya lebih fokus terhadap hal ini. Selain itu, lanjut dia, peran milenial yang dikenal melek teknologi, sangat dibutuhkan di sini. "Dengan adanya hal tersebut, maka saya pikir dapat memaksimalkan hidupnya agritek di Indonesia," tuturnya.
(fai)
Lihat Juga :