PLN Kebut Pengerjaan Infrastruktur Kelistrikan Daya Baru-Kima
Kamis, 03 Desember 2020 - 17:44 WIB
loading...
PLN mengebut pengerjaan jaringan kelistrikan dari Daya Baru ke Kawasan Industri Makassar. Foto: PLN/Ilustrasi
A
A
A
MAKASSAR - PLN terus mempercepat pengerjaan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Selatan (Sulsel). Salah satunya transmisi bawah tanah bertegangan 150 kilovolt (Kv) dari Daya Baru sampai di Kawasan Industri Makassar (Kima) , serta jaringan transmisi 150 Kv Daya Baru incomer.
" Kawasan Industri Makassar yang merupakan salah satu pusat kegiatan investasi di Sulawesi Selatan. Seiring bertumbuhnya ekonomi, tentunya akan membutuhkan pasokan listrik yang memadai. Selain itu, dengan adanya pengembangan Sultan Hasanuddin International Airport (SHIA) , dua jaringan ini dibutuhkan untuk suplai pasokan daya ke SHIA, yang selama ini hanya disuplai dari GI 70 Kv Mandai. Oleh karena itu kami siapkan dari sekarang," jelas General Manager Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Selatan (UIP Sulbagsel) PLN , I Putu Riasa.
Baca juga: Listrik Jadi Kado Natal untuk Warga Desa di Distrik Mimika Barat
"Dengan dukungan dari seluruh pihak, kendalan yang muncul di lapangan terkait pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat terselesaikan dengan baik. Di tengah masa pandemi ini, kami terus berupaya merampungkan dua jalur transmisi ini guna meningkatkan keandalan pasokan listrik di Sulawesi Selatan, sebagai bentuk dukungan percepatan pembangunan proyek strategis nasional sesuai Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 109 Tahun 2020," tambah Riasa.
Manajer Unit Pelaksana Pembangunan Jaringan dan Kelistrikan Sulawesi Selatan (UPP Kitring Sulsel) PLN , Husni Wardana menjelaskan secara teknis, bahwa pembangunan jaringan transmisi bawah tanah 150 Kv Daya Baru- Kima memiliki 34 join pit dengan lintasan sepanjang 32,61 kilometer sirkuit (KMs). Sedangkan jaringan transmisi 150 Kv Daya Baru incomer membentang sepanjang 14,76 KMs dengan 12 menara.
Baca juga: PLN Kembali Perpanjang Program Super Merdeka hingga Akhir Desember 2020
" Kawasan Industri Makassar yang merupakan salah satu pusat kegiatan investasi di Sulawesi Selatan. Seiring bertumbuhnya ekonomi, tentunya akan membutuhkan pasokan listrik yang memadai. Selain itu, dengan adanya pengembangan Sultan Hasanuddin International Airport (SHIA) , dua jaringan ini dibutuhkan untuk suplai pasokan daya ke SHIA, yang selama ini hanya disuplai dari GI 70 Kv Mandai. Oleh karena itu kami siapkan dari sekarang," jelas General Manager Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Selatan (UIP Sulbagsel) PLN , I Putu Riasa.
Baca juga: Listrik Jadi Kado Natal untuk Warga Desa di Distrik Mimika Barat
"Dengan dukungan dari seluruh pihak, kendalan yang muncul di lapangan terkait pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat terselesaikan dengan baik. Di tengah masa pandemi ini, kami terus berupaya merampungkan dua jalur transmisi ini guna meningkatkan keandalan pasokan listrik di Sulawesi Selatan, sebagai bentuk dukungan percepatan pembangunan proyek strategis nasional sesuai Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 109 Tahun 2020," tambah Riasa.
Manajer Unit Pelaksana Pembangunan Jaringan dan Kelistrikan Sulawesi Selatan (UPP Kitring Sulsel) PLN , Husni Wardana menjelaskan secara teknis, bahwa pembangunan jaringan transmisi bawah tanah 150 Kv Daya Baru- Kima memiliki 34 join pit dengan lintasan sepanjang 32,61 kilometer sirkuit (KMs). Sedangkan jaringan transmisi 150 Kv Daya Baru incomer membentang sepanjang 14,76 KMs dengan 12 menara.
Baca juga: PLN Kembali Perpanjang Program Super Merdeka hingga Akhir Desember 2020
Lihat Juga :