Banyak Menteri Terpental Gara-gara Impor Garam, Susi Pudji Disebut dan Maria Elka
Kamis, 03 Desember 2020 - 18:19 WIB
loading...
A
A
A
Sambung Faisal menjelaskan, menjelang pemilihan presiden 2019, terjadi bagi - bagi kuota impor hingga 3,8 juta ton. Sehingga menyebabkan garam impor tersebut tidak terserap. "Saat itu kita menolak keras impor garam. Alasan pemerintah saat itu petani garam tidak dapat memproduksi garam lebih banyak. Kita menolak keras saat itu," jelasnya.
(Baca Juga: Impor Garam dan Gula Tetap Dibuka, Tapi Importir Tak Lagi Berkuasa )
Ia menambahkan, hingga saat ini belum ada data yang valid terkait impor garam. Ia menilai impor garam yang terjadi sampai saat ini itu aneh. Pasalnya saat produksi garam naik, impor juga naik. Namun saat produksi turun, impor juga turun.
"Persoalan jadi mudah kalo datanya okey atau akurat soal garam ini. Maka data impornya akan lebih baik," tandasnya
(Baca Juga: Impor Garam dan Gula Tetap Dibuka, Tapi Importir Tak Lagi Berkuasa )
Ia menambahkan, hingga saat ini belum ada data yang valid terkait impor garam. Ia menilai impor garam yang terjadi sampai saat ini itu aneh. Pasalnya saat produksi garam naik, impor juga naik. Namun saat produksi turun, impor juga turun.
"Persoalan jadi mudah kalo datanya okey atau akurat soal garam ini. Maka data impornya akan lebih baik," tandasnya
(akr)
Lihat Juga :