Simak! Ramalan Ekonomi RI Tahun 2021 dari Bank Terbesar di Asia

Jum'at, 04 Desember 2020 - 10:55 WIB
loading...
Simak! Ramalan Ekonomi...
FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Memasuki tahun baru di 2021 pemerintah akan fokus memperluas manufaktur dan investasi dengan mendorong penerapan UU Cipta Kerja dan Perjanjian Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP). Upaya tersebut diperkirakan akan mendorong pertumbuhan ekonomi dengan memacu produk domestik bruto (PDB).

Baca Juga: Waspada Ancaman Gelombang Kedua, Jokowi: Hati-hati, Jangan Lengah!

Group Research Radhika Rao mengatakan pertumbuhan PDB RI diperkirakan meningkat seiring dengan peningkatan perekonomian global. Sementara, kurs nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan stabil di angka Rp14.000-15.000.

"Pandangan kami terhadap tahun 2020 yang didominasi oleh dampak pandemi Covid-19 di mana pemerintah berupaya menyeimbangkan keselamatan masyarakat dengan mata pencaharian mereka," kata Radhika saat webinar, di Jakarta, Jumat (4/12/2020).

Baca Juga: IHSG Anjlok, Dibuka Jeblok 0,49%

Berdasarkan laporan DBS GDP Nowcast untuk Indonesia, ekonomi RI menunjukkan kontraksi kecil pada kuartal keempat 2020 sebelum kembali naik memasuki tahun 2021. Sedangkan di 2021, DBS melihat Indonesia bakal mengandalkan konsumsi, restocking perusahaan, dan ekspor netto untuk mendapatkan manfaat dari pelonggaran pembatasan, bersamaan dengan distorsi angka inflasi bulanan yang menguntungkan.

"Sementara dukungan fiskal yang melambat, serta arah kurva pandemi adalah risiko bagi proyeksi Indonesia. DBS mempertahankan perkiraan pertumbuhan PDB di -2% secara tahunan untuk tahun ini dan 4% untuk 2021," jelas Radhika.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
DBS Insights Forum 2026...
DBS Insights Forum 2026 Hadirkan Perspektif Baru Hadapi Dinamika Ekonomi Global
Bank DBS Indonesia Perkuat...
Bank DBS Indonesia Perkuat Komitmen Bangun Masa Depan Inklusif melalui Program People of Purpose untuk Lansia
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Rekomendasi
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Berita Terkini
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
Infografis
10 Perusahaan Tambang...
10 Perusahaan Tambang Nikel Terbesar di Dunia, Ada yang dari RI?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved