Waspada Ancaman Gelombang Kedua, Jokowi: Hati-hati, Jangan Lengah!

loading...
Waspada Ancaman Gelombang Kedua, Jokowi: Hati-hati, Jangan Lengah!
Presiden Joko Widodo. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi adanya perbaikan sisi pasar modal dan keuangan nasional. Adapun kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan dengan level masing-masing IHSG di 5.522 dan kurs rupiah ke dolar AS Rp14.050 pada 17 November 2020.

"Perbaikan kinerja IHSG terdorong oleh peningkatan indeks saham sektoral. Sektor industri dasar mengalami pemulihan indeks saham terbesar sejak penurunan tajam di 24 Maret 2020 lalu," ujar Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2020 secara virtual, Kamis (3/12/2020).

Baca Juga: Gelombang Kedua Kasus Covid-19 Mencuat, Awasi Koreksi Bursa Saham

Jokowi menegaskan bahwa momentum pertumbuhan yang positif ini harus terus dijaga agar tetap berhati-hati, tidak boleh lengah, dan harus disiplin menerapkan protokol kesehatan.



"Momentum pertumbuhan yang positif ini tentu harus kita jaga, waspada agar jangan sampai terjadi gelombang yang kedua yang akan sangat merugikan upaya dan pengorbanan yang telah kita lakukan," kata dia.

Baca Juga: Taat Protokol Kesehatan Kunci Antisipasi Gelombang Kedua Pandemi

Mantan gubernur DKI Jakarta ini mengingatkan kepada jajarannya agar dapat bergerak depan dan fokus pada upaya untuk keluar dari pandemi Covid-19 sambil mempersiapkan vaksin dan program vaksinasi dengan cermat agar kita bisa bangkit dan pulih dari pandemi. "Kita harus bergerak cepat karena masih banyak pekerjaan rumah yang belum kita selesaikan," ucapnya.
(nng)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top