Pantang Menyerah, Kemenkeu Kejar Terus Utang Lapindo

Jum'at, 04 Desember 2020 - 11:22 WIB
loading...
Pantang Menyerah, Kemenkeu...
Ilustrasi semburan lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. ANTARA FOTO/Zabur Karuru
A A A
JAKARTA - Pemerintah terus mengejar utang PT Lapindo Brantas Inc dan PT Minarak Lapindo Jaya yang sampai saat ini hanya menawarkan aset ke pemerintah untuk membayarkan. Dirjen Kekayaan Negara Kemenkeu, Isa Rachmatarwata mengatakan jika aset yang ditawarkan Lapindo tidak cukup maka akan tetap menagih pembayaran uang tunai.

"Kalau nggak cukup asetnya kita minta pembayaran tunai dan mengadopsi pertama untuk kami yaitu kita melihat opsi lainnya yang mereka kita pakai" kata Isa dalam video virtual, Jumat (4/12/2020).

Baca Juga: Lapindo Bayar Utang ke Pemerintah Pakai Aset, Kemenkeu: Kami Berharap Tunai

Menurut dia pembayaran aset ini masih akan dilihat apakah cukup membayar utangnya. Pemerintah pun sudah menerima tawaran lapindo dalam pembayaran utanganya menggunakan aset yang dimiliki perusahaan.

"Lapindo brantas mau nyerahin asetnya. Kita jajaki di mana aset mana yang mana wilayah terdampak kita lihat dan evakuasi kalau aset nilainya cukup kita ambil. Udah ada kemajauan kalau udah ada kesimpulannya kita khusus kasih tauin Intinya adalah kita mau progresnya," katanya.

Baca Juga: Tangani Lumpur Lapindo, PUPR Anggarkan Rp280 Miliar

Dia mengatakan saat ini Kementerian Keuangan berkonsultasi dengan Badan Pemerikasaan Keuangan (BPK) lalu Kejaksaan Agung dalam pembayaran utang Lapindo. "Kita sekarang ada kemajuan internal, di lingkungan pemerintah, tapi karena sifatnya internal, kita konsultasi dengan kejagung, kemarin juga ke BPK," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gaji ke-13 Sudah Cair...
Gaji ke-13 Sudah Cair ke 5,5 Juta Penerima, Pemerintah Kucurkan Rp24,05 Triliun
Berita Pemangkasan Gaji...
Berita Pemangkasan Gaji ke-13 ASN Dipastikan Hoaks, Pencairan Tetap Juni 2026
Purbaya Sempat Dilarikan...
Purbaya Sempat Dilarikan ke RS: Kini Kondisi Sehat dan Gula Darah Normal
Tepis Kabar Sakit Pinggang...
Tepis Kabar Sakit Pinggang Parah, Menkeu Purbaya Tiba-tiba Muncul Berenang
Pansel OJK Sudah Dibentuk,...
Pansel OJK Sudah Dibentuk, Istana Ungkap Menerima Usulan Nama dari Kemenkeu
Setelah Bea Cukai, Giliran...
Setelah Bea Cukai, Giliran Puluhan Pejabat Pajak Dirombak Purbaya Sore Ini
Redenominasi: Sinyal...
Redenominasi: Sinyal Kebijakan atau Sekadar Kosmetik Moneter?
Disdik Kalteng Bersama...
Disdik Kalteng Bersama Kemenkeu Edukasi Keuangan Negara untuk 30.000 Siswa SMA
Menuju Indonesia Emas...
Menuju Indonesia Emas 2045, Generasi Muda Diminta Kawal Pengelolaan APBN dan APBD
Rekomendasi
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Berita Terkini
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved