Terpikat Kilau Emas

Sabtu, 05 Desember 2020 - 06:33 WIB
loading...
Terpikat Kilau Emas
Laju harga emas terus meningkat sepanjang 2020 meski dunia sedang dilanda pandemi Covid-19. Komoditas yang dikenal sebagai safe haven itu semakin berkilau dan diminati. Foto/Koran SINDO
A A A
JAKARTA - Laju harga emas terus meningkat sepanjang 2020 meski dunia sedang dilanda pandemi Covid-19. Komoditas yang dikenal sebagai safe haven itu semakin berkilau dan diminati termasuk oleh masyarakat Indonesia sebagai instrument investasi. Permintaan terhadap emas menunjukkan tren meningkat.

Masyarakat Indonesia masih yakin dengan pesona emas sebagai logam mulia. Ada kelebihan utama yang tidak ditemui dalam instrumen investasi lain. Yakni, nilai emas cenderung naik dalam jangka panjang dan bebas inflasi, juga mudah diperjualbelikan. Bahkan emas juga mendapat menjadi perhiasan dan simbol status sosial pemiliknya. (Baca: HArga Emas di Bulan November Tak Berkilau Lagi)

Perencana Keuangan Prita Ghozie mengatakan, ada banyak tujuan dan keuntungan yang bisa diraih saat membeli emas , misalnya untuk menyiapkan biaya ibadah haji. "Kita membeli emas batangan hingga cukup untuk dipakai membayar ibadah Haji. Kalau memang sudah cukup dijual saja emasnya tapi kalau belum silahkan tetap ditunggu sampai dengan nilainya mencukupi," ungkapnya di Jakarta, kemarin.

Tujuan lainnya masyarakat membeli emas yakni untuk mendapatkan keuntungan berupa selisih harga beli dengan harga jual (capital gain). Terakhir, membeli emas memang ditujukan untuk safe haven artinya seseorang ingin memiliki sebuah aset untuk melindungi nilai kekayaan. Sehingga tidak terpengaruh harga emas sedang tinggi atau rendah, seseorang tidak ingin menjualnya.

"Biasanya tujuan keuangan ini jangka waktunya setidaknya lima tahun. Meskipun harga ema s sedang tinggi tidak masalah karena tujuan kita adalah untuk melindungi nilai aset kekayaan. Tetapi jika tujuannya untuk cepat mencari selisih bukan emas pilihan instrumen investasinya," jelas pemilik ZAP Finance ini. (Baca juga: Masih Rawan Covid-19, Belajar di Sekolah DIminta Setalah Divaksin)

Prita juga mengingatkan, emas batangan atau logam mulia lebih baik untuk investasi daripada perhiasan emas. Karena jika seseorang membeli emas perhiasan kadarnya emas bisa berbeda. Ada 22 karat dan 24 karat, bagi orang awam tidak terlalu paham sehingga jika ingin dijual harus diteliti lebih dulu. Berbeda dengan emas batangan standarnya jelas yakni emas 24 karat.

"Belum lagi akan ada biaya potong ongkos saat akan menjual perhiasan emas . Artinya keuntungan kita jadi berkurang karena ada pemotongan ongkos," jelasnya. Ongkos bisa mencapai 30% dari harga saat seseorang membeli perhiasaan emas tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp25.000 per Gram, Simak Rinciannya
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Permudah Akses, BM Emas...
Permudah Akses, BM Emas Perkuat Layanan Jual Beli Perhiasan Online di Madura
Rekomendasi
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Berita Terkini
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
Purbaya Kembali Tepis...
Purbaya Kembali Tepis Rumor Reshuffle dan Resign: Saya Sukanya Maju, Bukan Mundur
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Infografis
Kaya Emas, Pulau Ini...
Kaya Emas, Pulau Ini Berpotensi Diambil Alih oleh Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved