Beli Emas Online Bikin Investasi Lebih Bergairah
Sabtu, 05 Desember 2020 - 11:15 WIB
loading...
A
A
A
Contohnya, terdapat notifikasi transaksi melalui SMS (short message service) dan email. Ada juga keharusan untuk memasukkan PIN atau kode aktivasi, dan sebagainya.
Pengamat keamanan siber Alfons Tanujaya menjelaskan, membeli emas secara online memang salah satu bentuk kemajuan teknologi. Namun, sebelum membeli pastikan dahulu penjual atau penyedia layanan yang terpercaya dan sudah terdaftar.
"Prinsipnya kalau mau membeli emas online, cari vendor yang berpengalaman dan sudah dipercaya. Contohnya, belanja di Tokopedia dengan toko online lain yang namanya tidak terkenal kan lebih aman di Tokped," katanya. (Baca juga: Saat Pandemi, Cek Kesehatan Bisa Dilakukan dari Rumah)
Dengan membeli emas dari vendor berpengalaman, maka keamanan data dan barang jual pun menjadi lebih tinggi. Alfons menegaskan, dalam membeli emas online yang digunakan akun diaplikasi nomor telepon genggamnya sampai transaksi transfer untuk pembayaran.
"Kalau online kan belum berbentuk fisik, jadi yang harus dijaga oleh pembeli adalah nomer telepon. Karena kalau aplikasi tersebut menggunakan one time password (OTP) untuk akses masuk sampai transaksi, harus benar-benar dijaga jangan sampai hilang dan disalahgunakan," tuturnya.
Jika membeli LM secara online yang harus diperhatikan adalah jaminan keaslian produk. Alfons kembali menyarankan sebelum membeli LM secara online bisa memperhatikan security printing yang tidak bisa dipalsukan dan dapat dilacak. Sehingga, pemalsuan lebel dapat dicegah dengan sejumlah lapisan keamanan. Misalnya, dengan QR code, lebel void, hologram dua warna, dan microprous membrane. (Baca juga: KPK Tahan Eks Pejabat Kementerian Agama)
Keamanan dalam bertransaksi emas di platform digital juga ditegaskan oleh Senior Lead Fintech Tokopedia, Marissa Dewi. “Fitur beli emas yang kami punya saat ini sudah berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Proses transaksi juga relatif mudah, nasabah cukup mengisi jumlah emas yang ingin dibeli dalam bentuk satuan gram atau rupiahnya. Setelah itu lakukan proses pembayaran yang tersedia di aplikasi.
Pengamat keamanan siber Alfons Tanujaya menjelaskan, membeli emas secara online memang salah satu bentuk kemajuan teknologi. Namun, sebelum membeli pastikan dahulu penjual atau penyedia layanan yang terpercaya dan sudah terdaftar.
"Prinsipnya kalau mau membeli emas online, cari vendor yang berpengalaman dan sudah dipercaya. Contohnya, belanja di Tokopedia dengan toko online lain yang namanya tidak terkenal kan lebih aman di Tokped," katanya. (Baca juga: Saat Pandemi, Cek Kesehatan Bisa Dilakukan dari Rumah)
Dengan membeli emas dari vendor berpengalaman, maka keamanan data dan barang jual pun menjadi lebih tinggi. Alfons menegaskan, dalam membeli emas online yang digunakan akun diaplikasi nomor telepon genggamnya sampai transaksi transfer untuk pembayaran.
"Kalau online kan belum berbentuk fisik, jadi yang harus dijaga oleh pembeli adalah nomer telepon. Karena kalau aplikasi tersebut menggunakan one time password (OTP) untuk akses masuk sampai transaksi, harus benar-benar dijaga jangan sampai hilang dan disalahgunakan," tuturnya.
Jika membeli LM secara online yang harus diperhatikan adalah jaminan keaslian produk. Alfons kembali menyarankan sebelum membeli LM secara online bisa memperhatikan security printing yang tidak bisa dipalsukan dan dapat dilacak. Sehingga, pemalsuan lebel dapat dicegah dengan sejumlah lapisan keamanan. Misalnya, dengan QR code, lebel void, hologram dua warna, dan microprous membrane. (Baca juga: KPK Tahan Eks Pejabat Kementerian Agama)
Keamanan dalam bertransaksi emas di platform digital juga ditegaskan oleh Senior Lead Fintech Tokopedia, Marissa Dewi. “Fitur beli emas yang kami punya saat ini sudah berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Proses transaksi juga relatif mudah, nasabah cukup mengisi jumlah emas yang ingin dibeli dalam bentuk satuan gram atau rupiahnya. Setelah itu lakukan proses pembayaran yang tersedia di aplikasi.
Lihat Juga :