Beli Emas Online Bikin Investasi Lebih Bergairah

Sabtu, 05 Desember 2020 - 11:15 WIB
loading...
A A A
"Tokopedia menggandeng Pegadaian untuk layanan produk ini. Seperti yang diketahui Pegadaian sudah diawasi langsung oleh OJK. Jadi, masalah keamanan dan kenyamanannya pun bisa dipastikan jelas," ungkapnya.

Untuk mendukung masyarakat dalam berinvestasi , pihaknya menyiapkan sejumlah fitur pendukung untuk layanan ini. Seperti fitur pembulatan emas, di mana melalui fitur ini masyarakat bisa dengan mudah berbelanja sekaligus menabung. Ketika masyarakat berbelanja di platform Tokopedia, pada saat melakukan check out, biaya untuk pembelanjaan yang akan dibayarkan akan dibulatkan. Dari biaya terebut sudah dialokasikan secara otomatis persentase untuk membeli produk emas. (Baca juga: Aliran Modal Asing ke Luar Negeri Capai Rp2,55 Triliun)

Senada dengan Tokopedia, platform digital seperti Bukalapak menjamin rasa aman kepada para konsumennya dalam bertransaksi emas melalui online. "Kami selalu memastikan fitur BukaEmas di Bukalapak aman dan legal karena merupakan hasil kerja sama dengan para mitra kami, seperti IndoGold, dan Pluang yang memiliki lisensi serta diawasi Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi ( Bappepti)," ujar AVP of Investment & Financing Solution Bukalapak, Dhinda Arisyiya.

Meski demikian, Dhinda menambahkan ada tantangan besar untuk meningkatkan transaksi selama pandemi korona. Ia menyebut, perusahaan tidak bisa mengadakan edukasi finansial secara tatap muka. Perusahaan pun terpaksa menjalankan program edukasi secara online.

"Kami selalu optimistis investasi emas bakal semakin diminati masyarakat terutama saat pandemi corona. Karena emas itu investasi yang baik ketika ketidakpastian ekonomi. Menurut kami, masih tepat waktunya untuk meningkatkan investasi emas," jelas Dhinda. (Lihat videonya: Tips Menjaga Kebersihan rumah dari Percikan Droplet dan Virus)

Bukalapak mencatat, fitur Tabungan Emas mengalami pertumbuhan lebih dari segi pengguna maupun jumlah transaksi selama pandemi korona. "Secara demografis, wilayah Indonesia bagian barat merupakan daerah dengan pertumbuhan transaksi tabungan emas yang paling pesat," tambahnya. (Aprilia S Andyna)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Perusahaan Tiongkok...
Perusahaan Tiongkok Perkuat SDM Jaga Investasi di Indonesia
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Rekomendasi
Hari Anak Nasional 2026,...
Hari Anak Nasional 2026, Puspadaya Perkuat Sekolah Ramah Anak di Jakarta
Road To Kilau Raya MNCTV...
Road To Kilau Raya MNCTV Siap Ajak Warga Klaten Joget dan Nyanyi Lagu-Lagu Viral
Formula 1 Hungarian...
Formula 1 Hungarian Grand Prix 2026: Jadwal Lengkap dan Link Streaming di VISION+
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved