Pengamat: Jangan Asal Pilih Agen Properti karena Komisi Murah

Senin, 07 Desember 2020 - 16:01 WIB
loading...
Pengamat: Jangan Asal...
Keberadaan agen properti akan dapat membantu memperkaya informasi tentang rumah secara objektif. (Foto: Dok/Pinterest)
A A A
JAKARTA - SETIAP orang memiliki kriteria berbeda tentang rumah ideal. Baik dari sisi bangunan, lokasi, ataupun harga. Namun, ‎tidak semua orang memiliki banyak waktu untuk mencari rumah idamannya.

Dalam kasus ini, Anda bisa memanfaatkan jasa agen properti atau yang biasa disebut broker. Tetapi, jangan sampai Anda beranggapan negatif dengan profesi ini. Karena tugas para agen properti sekadar menjadi 'jembatan' antara penjual dan pembeli rumah. Oleh karena itu, agen properti berbeda dengan makelar yang hanya identik dengan usaha calo semata.

"Para agen ini tidak hanya asal menawarkan dan supaya propertinya cepat laku. Tetapi mereka dituntut untuk mengetahui seluk beluk dunia properti, hingga bangunan yang akan mereka pasarkan. Berbeda dengan calo yang melihat keuntungan saja tetapi tidak memikirkan bagaimana properti yang dipasarkan," kata pengamat properti Panangian Simanungkalit.

Menggunakan jasa agen properti memiliki banyak keuntungan seperti mereka mengetahui informasi tentang kondisi rumah yang ingin dibeli secara netral dan objektif. Selain itu juga menghemat waktu dan tenaga baik dari pembeli ataupun penjual.

Namun, di samping banyaknya keuntungan yang didapat, ada juga sisi negatif dari menggunakan jasa ini. Salah satunya, menurut Panangian, yaitu keaslian dan kelengkapan legalitas terkadang diabaikan.

"Untuk itu, dalam memilih agen yang berkualitas harus dari lembaga yang jelas dan memiliki kantor atau tempat kerja dengan nama baik dan representatif," tambahnya.

Nah, jika melihat dari keuntungan dan kerugian di atas, maka untung rugi memakai agen sangat tergantung kebutuhan masing-masing penjual dan pembeli. "Yang terpenting adalah jangan sampai salah memilih agen agar tidak jadi repot di kemudian hari. Sebaiknya, jangan asal memilih jasa agen properti hanya karena harga komisi yang murah," katanya.
(wan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
Buka Cabang Semarang,...
Buka Cabang Semarang, Linktown Bidik Penjualan Rp500 Miliar per Tahun di Jateng
Respons Pasar Tinggi,...
Respons Pasar Tinggi, Ciputra Group Akselerasi Klaster Baru Citra Homes Halim
Mengukur Potensi Properti...
Mengukur Potensi Properti dan Bisnis dari Arah Perkembangan Kawasan
Kuartal Pertama 2026,...
Kuartal Pertama 2026, LPKR Bukukan Pendapatan Rp1,80 T dan Laba Bersih Rp107 M
Pasar Properti Bergairah,...
Pasar Properti Bergairah, Hunian Modern di Halim Cepat Terserap
Rumah Modular Dinilai...
Rumah Modular Dinilai Mampu Dukung Pendinginan Kota
Hunian Layak Fondasi...
Hunian Layak Fondasi Kesejahteraan Masyarakat
Destinasi Hunian Unggulan...
Destinasi Hunian Unggulan Dirancang di Cimanggis Depok
Rekomendasi
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Australia di Piala AFF U-19 2026
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Nakei Tampilkan Pendewasaan...
Nakei Tampilkan Pendewasaan Musik Lewat Single Kedua 'Setengah Hadir'
Berita Terkini
Krakatau Posco Tanamkan...
Krakatau Posco Tanamkan Budaya Keselamatan kepada Generasi Muda
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
BCA Buka Pendaftaran...
BCA Buka Pendaftaran Beasiswa PPBP dan PPTI Tahun Ajaran 2027
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Astra Masuk Daftar Tempat...
Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia, Borong 3 Penghargaan Sekaligus
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved