Wamendag: Manfaatkan Jalur Sutra Baru untuk Perluas Perdagangan RI
Selasa, 08 Desember 2020 - 09:32 WIB
loading...
A
A
A
"Kita terus memperkuat daya saing baik dalam perspektif human power, institusi maupun teknologi. Update dan upgrade semua aspek makin terus dilakukan dan kita berharap makin cepat. Ini kunci agar produk barang dan jasa Indonesia bisa optimal di jalur perdagangan Belt and Road," paparnya.
Kementerian Perdagangan (Kemendag), imbuh Jerry, telah melakukan banyak hal agar daya saing produk barang dan jasa Indonesia makin kompetitif. Program-program itu disusun dan dilaksanakan secara integratif dan bukan parsial dengan tujuan agar ada pembenahan di semua aspek.
"Kerangka institusional kita makin baik dan arah kita makin jelas. Sesuai arahan Presiden bahwa kita harus mampu bermain di sektor yang paling banyak nilai tambahnya. Jadi, bukan lagi bermain di level tradisional, tetapi di level yang lebih technology intensive dan sektor-sektor yang lebih kreatif," tuturnya.
Jokowi yang juga hadir dalam Fifth Belt and Road Summit ini juga memberikan sambutan, dimana presiden menggarisbawahi tantangan-tantangan terkini antara lain pandemi Covid-19 dan tantangan untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan. Oleh karena itu, menurutnya semua pihak dan semua negara harus bersinergi.
(Baca Juga: Mau Ekonomi Lekas Pulih? Dahulukan Sektor Perdagangan)
Kementerian Perdagangan (Kemendag), imbuh Jerry, telah melakukan banyak hal agar daya saing produk barang dan jasa Indonesia makin kompetitif. Program-program itu disusun dan dilaksanakan secara integratif dan bukan parsial dengan tujuan agar ada pembenahan di semua aspek.
"Kerangka institusional kita makin baik dan arah kita makin jelas. Sesuai arahan Presiden bahwa kita harus mampu bermain di sektor yang paling banyak nilai tambahnya. Jadi, bukan lagi bermain di level tradisional, tetapi di level yang lebih technology intensive dan sektor-sektor yang lebih kreatif," tuturnya.
Jokowi yang juga hadir dalam Fifth Belt and Road Summit ini juga memberikan sambutan, dimana presiden menggarisbawahi tantangan-tantangan terkini antara lain pandemi Covid-19 dan tantangan untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan. Oleh karena itu, menurutnya semua pihak dan semua negara harus bersinergi.
(Baca Juga: Mau Ekonomi Lekas Pulih? Dahulukan Sektor Perdagangan)
Lihat Juga :