Bank Kalsel Ajukan Tambahan Kuota KPR FLPP

Selasa, 08 Desember 2020 - 14:51 WIB
loading...
Bank Kalsel Ajukan Tambahan...
Bank Kalsel minta tambahan kuota KPR FLPP mengingat kuota yang diberikan di 2020 tersalurkan 100%. (Foto: Dok. Sindonews)
A A A
JAKARTA - Bank Kalsel mengajukan tambahan kuota kredit pemilikan rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP). Tambahan tersebut diperlukan mengingat kuota FLPP 2020 telah tersalurkan semua.

Direktur Utama Bank Kalsel Agus Syabarrudin mengatakan pada 2019 bank yang dipimpinnya mendapatkan kuota 657 unit. Jumlah tersebut lebih rendah dari permintaan yang diajukan sebanyak 926 unit.

(Baca juga:Lebihi Target, Kuota Penyaluran Dana FLPP Siap Ditambah)

Sementara pada tahun ini kuota FLPP Bank Kalsel meningkat menjadi 1.160 unit. Walupun jumlah tersebut lebih rendah dari permohonan yang diajukan sebanyak 3.000 unit. Hingga kuartal IV/2020, kuota FLPP sebanyak 1.160 tersebut telah tersalurkan semua ke masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

(Baca juga:Pandemi Tak Hentikan Minat Beli Rumah FLPP)

Menurut Agus, proses penyaluran FLPP dilakukan dengan menggandeng 60 developer yang tersebar di 21 unit kerja. Meskipun Bank Kalsel terhitung baru sebagai penyalur KPR FLPP sejak 2014, sambung dia, namun penyaluran telah mengalami perkembangan signifikan sampai dengan tahun 2020.

Tercatat sejak kuartal I sampai dengan kuartal III/2020, Bank Kalsel berhasil menyalurkan 576 unit rumah dari kuota 595 atau secara persentase 95,23% dan Bank Kalsel Syariah berhasil menyalurkan 100% dari kuota sebanyak 582 unit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HWB Purwakarta Hadirkan...
HWB Purwakarta Hadirkan Hunian Terjangkau RP98 Juta dengan Fasilitas Lengkap
8 Terobosan Prabowo...
8 Terobosan Prabowo Agar Warga Punya Rumah, Dulu Bayar Kini Gratis
Rumah Subsidi Banyak...
Rumah Subsidi Banyak yang Mangkrak, Purbaya Ancam Tarik Dana FLPP
Renovasi Gedung DPRD...
Renovasi Gedung DPRD Rusak Imbas Demo Ricuh, KemenPU Anggarkan Rp900 Miliar
Pertimbangan Harga Masih...
Pertimbangan Harga Masih Jadi Faktor Penentu bagi Masyarakat Membeli Hunian
Pemerintah Kaji Harga...
Pemerintah Kaji Harga Rumah Subsidi Bisa Turun di Bawah Rp60 Juta
Dorong Akses Hunian,...
Dorong Akses Hunian, Menteri PKP Puji Kontribusi BRI dalam Program Rumah Rakyat
Soal Anggaran IKN Diblokir,...
Soal Anggaran IKN Diblokir, Jokowi: Tanya Pemerintah, Saya Jangan Ditarik-tarik
Kementerian PU Dorong...
Kementerian PU Dorong Pengelolaan Stadion Berstandar Tinggi
Rekomendasi
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved