Jelang Tutup Tahun, IHSG Berpeluang Alami Koreksi Sehat
Kamis, 10 Desember 2020 - 12:30 WIB
loading...
A
A
A
Jika bisa mencapai level tertinggi, tentunya hal ini akan menjadi sangat menarik karena dapat menjadi entry point kembali bagi para investor yang jangka waktunya bisa lebih lama atau bahkan memanfaatkan sentimen akhir tahun, window dressing dan Januari Effect nanti di bulan Januari 2021.
"Karena sepanjang sejarah masih cukup valid statistiknya membuktikan bahwa di bulan Desember dan Januari masih ada potensi penguatan yang bisa cukup signifikan untuk bisa dimanfaatkan investor baik jangka menengah maupun panjang," ucapnya.
(Baca juga: Diborong Negara Kaya, 10 Negara Miskin Tidak Dapat Vaksin Tahun Depan )
Di tengah situasi kenaikan saat ini, dia merekomendasikan kepada para investor untuk melakukan pembelian buy on weakness atau beli di harga bawah terhadap beberapa saham yang terdapat kesempatan untuk mengalami koreksi terlebih dahulu.
"Ini kesempatan untuk ambil lagi. Ada Bank Mandiri (BMRI), beberapa saham properti seperti Summarecon Agung (SMRA) dan beberapa saham blue chips dan second liner baik itu sektor pertambangan, perbankan, maupun properti menurut kami masih cukup menarik untuk bisa diperhatikan buy on weakness," kata dia.
"Karena sepanjang sejarah masih cukup valid statistiknya membuktikan bahwa di bulan Desember dan Januari masih ada potensi penguatan yang bisa cukup signifikan untuk bisa dimanfaatkan investor baik jangka menengah maupun panjang," ucapnya.
(Baca juga: Diborong Negara Kaya, 10 Negara Miskin Tidak Dapat Vaksin Tahun Depan )
Di tengah situasi kenaikan saat ini, dia merekomendasikan kepada para investor untuk melakukan pembelian buy on weakness atau beli di harga bawah terhadap beberapa saham yang terdapat kesempatan untuk mengalami koreksi terlebih dahulu.
"Ini kesempatan untuk ambil lagi. Ada Bank Mandiri (BMRI), beberapa saham properti seperti Summarecon Agung (SMRA) dan beberapa saham blue chips dan second liner baik itu sektor pertambangan, perbankan, maupun properti menurut kami masih cukup menarik untuk bisa diperhatikan buy on weakness," kata dia.
(ind)
Lihat Juga :