Wow! Aset BUMN Sudah Lebih Besar dari Aset Pemerintah

Jum'at, 11 Desember 2020 - 14:38 WIB
loading...
Wow! Aset BUMN Sudah...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa valuasi dari badan usaha milik negara (BUMN) bisa mengalahkan Temasek milik Singapura. Syaratnya, tentu semua BUMN yang ada harus melantai di bursa saham (IPO). ( Baca juga:Pengakuan Menteri Erick Kerja 7x24 Jam Setahun Demi Perbaiki BUMN )

"Jika kita IPO, perusahaan milik negara ini menjadi dua kali lipat. Secara teoritis kita akan mendapatkan nilai pasar Rp4.800 triliun atau dengan nilai tukar saat ini sekitar USD380 miliar. Jadi sebenarnya sedikit lebih besar dari Temasek," ujar Budi dalam US-Indonesia Investment Summit ke-8 secara virtual di Jakarta, Jumat (11/12/2020).

Menurut dia, nilai aset dan pendapatan BUMN saat ini juga tercatat lebih besar dari milik pemerintah Indonesia sendiri. Saat ini BUMN memiliki total aset sekitar Rp8.400 triliun lebih dan pendapatan sebelum pandemi Covid-19 mencapai Rp2.400 triliun setahun.

"Sekarang BUMN punya 140 perusahaan, total asetnya sekitar Rp8.400 triliun jadi sebenarnya lebih besar dari aset pemerintah Indonesia, dan total pendapatan yang terakhir saya lihat sekitar Rp2.400 triliun, juga sama dengan pendapatan pemerintah," sebut Budi. ( Baca juga:Saat Berolahraga pun, Aurat Perempuan Harus Tertutup )

Budi menambahkan, dalam pengelolaan aset negara, pemerintah perlu untuk melibatkan sektor swasta. "Jadi jika Presiden ingin memindahkan perusahaan dalam PDB, dia tidak bisa begitu saja mendorong kementerian untuk melakukannya. Dia perlu melibatkan sektor swasta," tukasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Perusahaan Diduga...
10 Perusahaan Diduga Manipulasi Nilai Ekspor Sawit, Gapki Buka Suara
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Ekonom Ingatkan Risiko...
Ekonom Ingatkan Risiko Ekspor Satu Pintu Jadi Monopoli Birokrasi Baru
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu Picu Kepanikan Petani Sawit, Harga TBS Turun Drastis
Danantara Sumberdaya...
Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Jadi BUMN Khusus Ekspor
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Menggugat Ilusi Kapitalisme...
Menggugat Ilusi Kapitalisme Negara
Rekomendasi
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Tata Motors Gandeng...
Tata Motors Gandeng Chery Kembangkan Mobil Listrik Mewah Avinya
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
Konsumsi Gula Harian...
Konsumsi Gula Harian Jangan Lebih dari 6 Sendok Teh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved