Jos Gandos! Alat Deteksi Covid Lewat Embusan Napas Buatan UGM Siap Diproduksi Massal

Jum'at, 11 Desember 2020 - 18:31 WIB
loading...
Jos Gandos! Alat Deteksi...
FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/ BRIN) memastikan bahwa alat deteksi cepat Covid-19 melalui embusan nafas (GeNose) yang berhasil diciptakan Universitas Gajah Mada (UGM) akan segera diproduksi massal. Selain cepat melakukan deteksi dan memiliki akurasi tinggi, penggunaan alat ini jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan tes usap PCR dengan tingkat akurasi mencapai 90%.

Baca Juga: Akurat Deteksi COVID-19, GeNose Buatan UGM Bakal Diproduksi Akhir Tahun

"GeNose hasilnya konsisten dibandingkan hasil yang dilakukan swab atau PCR. Jadi kita punya harapan ini bisa GeNose menjadi alternatif. Ini pendekteiksi akuratnya yang cukup baik," ujar Menristek/BRIN Bambang Brodjonegoro, di Jakarta, Jumat (11/12/2020).

Baca Juga: Tahap Uji Klinis, UGM dan PT FAI Kembangkan Obat Antivirus Covid-19

Menurut dia harga GeNose sendiri cukup terjangkau. Sebelumnya dikatakan bahwa satu unit GeNose yang diperkirakan seharga Rp40 juta dapat digunakan untuk 100 ribu pemeriksaan. Pihaknya mengapresiasi alat deteksi Covid-19 lewat embusan napas yang dikembangkan oleh tim peneliti UGM tersebut. Dia berharap GeNose bisa segera dimanfaatkan secara masif oleh masyarakat.

"Ini akan memudahkan masyarakat bisa mengetahui Covid-19 dengan cepat. Ini inovasi yang luar biasa, pertama mampu mendeteksi virus dari napas kita mengandung suatu senyawa yang bisa diindikasikan terpapar oleh Covid-19," kata dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waskita Karya Groundbreaking...
Waskita Karya Groundbreaking Proyek Gedung UGM Senilai Rp113,08 Miliar
Ledakan Smelter di Morowali,...
Ledakan Smelter di Morowali, Pengamat Nilai Investor Abaikan Keselamatan Tambang
Hadiri Dies Natalis...
Hadiri Dies Natalis FEB UI, Bambang Brodjonegoro Ungkap Peran Penting T20
Profil Gubernur BI Perry...
Profil Gubernur BI Perry Warjiyo, Sempat Jabat Direktur IMF
Menhub Budi Peroleh...
Menhub Budi Peroleh Gelar Doktor Honoris Causa dari UGM
NCSR Gelar Ajang untuk...
NCSR Gelar Ajang untuk Perusahaan yang Terapkan Pembangunan Berkelanjutan
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
Daftar Ulang UGM Jalur...
Daftar Ulang UGM Jalur SNBT 2026 Dibuka, Ini Dokumen yang Wajib Disiapkan
UGM Terima 2.857 Mahasiswa...
UGM Terima 2.857 Mahasiswa Baru Jalur SNBT 2026, Ini Link Daftar Ulangnya
Rekomendasi
Haji Bolot Sempat Tolak...
Haji Bolot Sempat Tolak Pakai Kursi Roda Meski Alami Sesak Napas Hebat
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Berita Terkini
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Infografis
Stuntech, Aplikasi Deteksi...
Stuntech, Aplikasi Deteksi Dini Stunting Buatan Mahasiswa UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved