Kolaborasi Visa dan Gojek Dorong Pertumbuhan Bisnis UMKM di Indonesia
Minggu, 13 Desember 2020 - 22:29 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan studi Organisasi Pengembangan Industri Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIDO), upaya pengembangan kapasitas UMKM sangatlah penting di mana tanpa adanya dukungan tambahan, banyak UMKM akan terpaksa tutup usaha dalam waktu enam bulan jika Pembatasan Sosial Berskala Besar terus diterapkan.
Di Indonesia, lebih dari 90% bisnis masuk dalam kategori UMKM yang berkontribusi 60% terhadap produk domestik bruto (PDB) dan menyerap 97% tenaga kerja domestik. Hal ini menjadikan UMKM sebagai roda penggerak yang vital bagi kesehatan perekonomian Indonesia.
Presiden Direktur Visa Indonesia, Riko Abdurrahman mengatakan, senang dapat bermitra dengan Gojek dalam meluncurkan kampanye UMKM Bisa! Yang menghadirkan perangkat dan pengetahuan online bagi pelaku UMKM untuk memperkuat bisnisnya. Seiring dengan pandemi Covid-19 yang terus berlanjut, banyak pelaku usaha yang terdampak dan membutuhkan dukungan.
"Sebagai perusahaan global yang menjalankan bisnis lokal, kami menyadari kebutuhan ini di Indonesia. Kami juga berkomitmen terhadap pemulihan jangka panjang dan akan terus mencari cara untuk mengakselerasi aktivitas ekonomi. Hal ini sejalan dengan misi kami untuk membantu individu, bisnis, dan ekonomi berkembang," ujar Riko.
(Baca Juga: Kemenhub Buka Suara Terkait Isu Merger Grab-Gojek )
Di Indonesia, lebih dari 90% bisnis masuk dalam kategori UMKM yang berkontribusi 60% terhadap produk domestik bruto (PDB) dan menyerap 97% tenaga kerja domestik. Hal ini menjadikan UMKM sebagai roda penggerak yang vital bagi kesehatan perekonomian Indonesia.
Presiden Direktur Visa Indonesia, Riko Abdurrahman mengatakan, senang dapat bermitra dengan Gojek dalam meluncurkan kampanye UMKM Bisa! Yang menghadirkan perangkat dan pengetahuan online bagi pelaku UMKM untuk memperkuat bisnisnya. Seiring dengan pandemi Covid-19 yang terus berlanjut, banyak pelaku usaha yang terdampak dan membutuhkan dukungan.
"Sebagai perusahaan global yang menjalankan bisnis lokal, kami menyadari kebutuhan ini di Indonesia. Kami juga berkomitmen terhadap pemulihan jangka panjang dan akan terus mencari cara untuk mengakselerasi aktivitas ekonomi. Hal ini sejalan dengan misi kami untuk membantu individu, bisnis, dan ekonomi berkembang," ujar Riko.
(Baca Juga: Kemenhub Buka Suara Terkait Isu Merger Grab-Gojek )
Lihat Juga :