Belum Ada Satu pun Pemda yang Sukses 'Pecahkan Telur' Obligasi Daerah

Senin, 14 Desember 2020 - 18:15 WIB
loading...
Belum Ada Satu pun Pemda...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah mendorong penerbitan obligasi daerah segera direalisasikan. Sejak dibuka akses obligasi daerah pada tahun 2000, masih belum ada satu pun pemda yang sukses pecah telur menerbitkan surat utangnya.

Analis Pefindo Muhammad Try Satria Pranata menilai di tahun 2021 harusnya menjadi momen akselerasi pemerintah daerah mempersiapkan obligasi daerah. Kebutuhan untuk obligasi daerah disebutnya semakin mendesak karena pemda harus mengejar ketinggalannya membangun akibat fokus pada pandemi Covid-19. ( Baca juga:Jokowi Dorong Daerah Percepat Terbitkan Surat Utang )

"Dalam 1-2 tahun ini kemungkinan belanja modal infrastruktur pemda akan dialokasikan ke pos belanja tidak terduga. Tapi untuk tiga tahun ke depan harusnya pemda mengejar ketinggalannya membangun infrastruktur. Jadi sekarang momen akselerasi mematangkan persiapannya," ujar Satria dalam siaran live Market Review di IDX Channel hari ini (14/12).

Dia menilai pemda membutuhkan perubahan mindset karena belum ada satu pun yang menerbitkan surat utangnya. Selama ini pemda sudah nyaman dengan jatah APBD yang diterima dari pemerintah pusat. Sementara dengan tidak ada yang memulai maka seluruh pemda akan saling menunggu untuk memulai.

"Butuh perubahan mindset pemda karena sudah nyaman dengan APBD. Sementara ada pemda yang sudah memiliki perencanaan matang potensial menerbitkan surat utang. Khususnya kawasan Timur yang belum memiliki infrastruktur jalan penghubung seperti di Jawa," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Belanja Pegawai Pemda...
Belanja Pegawai Pemda Maksimal 30% dari APBD, Bakal Ada Pengurangan PPPK?
Rencana Pemda Pungut...
Rencana Pemda Pungut Pajak Air Permukaan dari Pohon Sawit Dinilai Langgar UU
Itung-itungan Risiko...
Itung-itungan Risiko Utang Whoosh, Balik Modal Bisa Sampai 100 Tahun
Terganjal Utang Whoosh,...
Terganjal Utang Whoosh, AHY Blak-blakan soal Nasib Kereta Cepat Jakarta-Surabaya
Purbaya Disebut Temukan...
Purbaya Disebut Temukan Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Ini Penjelasan Kemenkeu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Tunjukkan Komitmen Dukung Pembangunan Daerah
Roy Suryo Buka Wacana...
Roy Suryo Buka Wacana Praperadilan Keempat: Tunggu Saja Tanggal Mainnya
Praperadilannya Ditolak,...
Praperadilannya Ditolak, Roy Suryo: Semoga Hakim Diberi Pencerahan di Sidang Berikutnya
Status Tersangka Roy...
Status Tersangka Roy Suryo Tetap Sah, Polda Metro Jaya: Putusan Hakim Harus Dihormati
Rekomendasi
Gelar Festival Literasi...
Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak, DPR: Jangan Ada Kesan Menakut-nakuti
Cing Abdel Sudah Ikhlas...
Cing Abdel Sudah Ikhlas Lepas Temon, Kini Hanya Tersisa Kenangan Lucu
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved