Nasabah Curhat: Restrukturisasi Jiwasraya Bukan Solusi Tapi Intimidasi

Senin, 14 Desember 2020 - 19:00 WIB
loading...
Nasabah Curhat: Restrukturisasi...
FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Nasabah Saving Plan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menilai upaya restrukturisasi polis yang dilakukan pemerintah bukan memberikan solusi tapi merupakan bentuk intimidasi kepada nasabah. "Seolah-olah menuduh kami ini nasabah yang rakus," ujar Roganda Manulang, salah satu pemegang polis saat konferensi pers virtual, Jakarta, Senin, (14/12/2020).

Asumsi Roganda ditujukan kepada pernyataan Direktur Utama Jiwasraya sekaligus Koordinator Tim Percepatan Restrukturisasi, Hexana Tri Sasongko. Roganda menilai, pendapat yang disampaikan oleh manajemen perusahaan asuransi plat merah dalam sebuah konferensi pers tidak bersifat persuasif, justru memojokkan para nasabah itu sendiri.

Di mana, Hexana menyebut, penyebab utama dalam kasus gagal bayar Jiwasraya adalah bunga atau imbal hasil yang tinggi. Karena itu, pemegang polis bakal digiring untuk memindahkan polisnya ke Indonesia Financial Group (IFG) Life. Nasabah bakal diusulkan opsi-opsi restrukturisasi baik untuk polis tradisional maupun polis saving plan. Kendati demikian, nasabah harus bersedia menyesuaikan tingkat bunga (yield) yang ditentukan yakni 6-7 persen. Pasalnya imbal hasil yang diberikan Jiwasraya pada waktu itu terlalu tinggi, sekitar 13-14 persen.

Baca Juga: Nasabah Jiwasraya Tolak Skema Restrukturisasi yang Disodorkan

Meski para nasabah Jiwasraya mengaku telah menerima konfirmasi langsung melalui aplikasi zoom dari pihak manajemen baru Jiwasraya. Namun, opsi tersebut mendapat penolakan. "Hari ini kami mendapat zoom dengan Nugroho Eko Wibowo-kepala bagian Jiwasraya. Mengenai bunga 6-7 persen, bukan 13 persen. Jiwasraya mengakui bahwa hanya memberikan bunga 6-7 persen bukan 13 persen," ujar salah satu nasabah yang tidak menyebutkan namanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
OJK Berangus 1.556 Pinjol...
OJK Berangus 1.556 Pinjol Ilegal dan Blokir 285 Investasi Bodong
Sindikat Investasi Bodong...
Sindikat Investasi Bodong Morgan Asset Terbongkar, Rugikan Korban Rp18 Miliar
1.332 Entitas Keuangan...
1.332 Entitas Keuangan Ilegal Diblokir di Awal 2025, Ada Pinjol, hingga Investasi Bodong
Profil dan Kekayaan...
Profil dan Kekayaan Isa Rachmatarwata, Dirjen Anggaran Kemenkeu Tersangka Korupsi Jiwasraya Rp16 Triliun
Dirjen Anggaran Isa...
Dirjen Anggaran Isa Rachmatarwata Jadi Tersangka Kasus Jiwasraya, Ini Kata Kemenkeu
Sidang Putusan Jiwasraya:...
Sidang Putusan Jiwasraya: Isa Rachmatarwata Dijatuhi Hukuman 1,5 Tahun
Mantan Dirjen Kemenkeu...
Mantan Dirjen Kemenkeu Isa Rachmatarwata Divonis 1,5 Tahun Penjara terkait Kasus Jiwasraya
KPK Pamer Uang Rampasan...
KPK Pamer Uang Rampasan Rp300 Miliar: Dititipkan ke Rekening Penampungan
Rekomendasi
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
Nadiem Makarim Menangis...
Nadiem Makarim Menangis hingga Beri Tanda Tangan ke Mitra Go Jek saat Tiba di PN Tipikor
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Berita Terkini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
Infografis
Arkeolog Pecahkan Misteri...
Arkeolog Pecahkan Misteri Kutukan Firaun, Ternyata Bukan Sihir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved