Neraca Perdagangan Surplus Lagi, Ekspor Bisa Pulih Lebih Awal

Selasa, 15 Desember 2020 - 12:11 WIB
loading...
Neraca Perdagangan Surplus...
Surplus neraca perdagangan berturut-turut diharapkan menjadi indikasi pulihnya kinerja ekspor lebih awal. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis neraca perdagangan Indonesia pada November 2020 yang mengalami surplus USD2,62 miliar. Capaian ini memperpanjang rekor surplus neraca perdagangan Indonesia selama tujuh bulan berturut-turut tahun ini.

Angka ini lebih rendah dibandingkan surplus bulan sebelumnya sebesar USD13,61 miliar. Namun, BPS mencatat nilai ekspor Indonesia pada November 2020 sebesar USD15,28 miliar, naik 6,3% dibandingkan bulan sebelumnya maupun tahun sebelumnya.

(Baca Juga: Neraca Dagang RI November 2020 Perpanjang Rentetan Surplus Tahun Ini)

Menanggapi capaian tersebut, Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah mengatakan, surplus neraca perdagangan disebabkan oleh tumbuhnya ekspor seiring mulai pulihnya ekonomi negara-negara tujuan dan naiknya harga sejumlah komoditas eskpor. Sementara, impor masih tertahan oleh pandemi.

"Ekspor bisa lebih awal bangkit karena beberapa negara tujuan ekspor sudah mulai pulih perekonomiannya seperti China. Di sisi lain juga terjadi kenaikan harga komoditas ekspor Indonesia, khususnya batu bara nikel dan CPO," ujarnya, di Jakarta, Selasa (15/12/2020).

Kendati demikian, dia menyebutkan, dampak positif akan semakin besar apabila tren surplus neraca perdagangan dan juga surplus transaksi berjalan bisa dipertahankan dalam jangka panjang.

(Baca Juga: Ngedur 8 Bulan Surplus, Neraca Dagang Oktober Cetak Rekor)

Menurut Piter, surplus neraca perdagangan yang cukup besar tahun ini mendorong perbaikan transaksi berjalan yang selama ini menjadi titik lemah fundamental ekonomi Indonesia.

"Dengan current account yang Lebih sehat maka rupiah akan lebih stabil. Hal ini lebih lanjut akan mengurangi risiko investasi di indonesia. Aliran modal ke Indonesia bisa diharapkan lebih besar masuk," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Kasus Bea Cukai, KPK...
Kasus Bea Cukai, KPK Periksa 20 Petinggi Forwarder
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Rekomendasi
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Jelang Timnas Indonesia...
Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik, Beckham Putra Tulis Pesan Motivasi
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Berita Terkini
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
Infografis
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai...
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Rampung Paling Lama Awal 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved