BI: Pertumbuhan Kredit Baru Melambat di Kuartal I 2020

Kamis, 16 April 2020 - 19:11 WIB
loading...
BI: Pertumbuhan Kredit...
Logo Bank Indonesia
A A A
JAKARTA - Survei Perbankan Bank Indonesia menyatakan pertumbuhan kredit baru pada kuartal I 2020, melambat dibandingan periode sebelumnya. Ini tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) permintaan kredit baru sebesar 23,7%, jauh lebih rendah dibandingkan kuartal IV 2019 sebesar 70,6%, atau pertumbuhan kuartal I 2019 sebesar 57,8%.

Direktur Komunikasi BI Onny Widjanarko menerangkan melambatnya permintaan kredit baru ini disebabkan perlambatan pertumbuhan kredit investasi (KI) dan kredit modal kerja (KMK), terindikasi dari penurunan SBT masing-masing dari 70,3% dan 65,0% menjadi 15,1% dan 16,7%.

Sementara itu, pertumbuhan kredit konsumsi terindikasi mengalami kontraksi, tercermin dari SBT permintaan kredit konsumsi yang turun drastis dari 75,8% di kuartal IV 2019 menjadi -7,6%.

"Penurunan permintaan kredit konsumsi terutama terjadi pada kredit multiguna dan kredit tanpa agunan," tulis Onny Widjanarko di Jakarta, Kamis (16/4/2020).

Adapun permintaan kredit pemilikan rumah atau kredit pemilikan apartemen (KPR/KPA), kredit kendaraan bermotor, dan kartu kredit juga tumbuh melambat.

Bila diperinci berdasarkan sektornya, praktis kredit baru tumbuh melambat di seluruh sektor, dengan penurunan terbesar terjadi pada sektor Pertambangan dan Penggalian, sektor Perdagangan Besar dan Eceran, dan sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial.

Onny Widjanarko menambahkan hasil survei mengindikasikan pertumbuhan kredit menurun untuk keseluruhan tahun 2020.

"Responden memprakirakan pertumbuhan kredit pada 2020 sebesar 5,5% (yoy), lebih rendah dibandingkan realisasi kredit pada 2019 sebesar 6,1% dan prakiraan pada survei periode sebelumnya sebesar 9,4%," jelasnya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Rekomendasi
Turnamen Futsal Bertajuk...
Turnamen Futsal Bertajuk Okezone National Championship 2026 Seri Jabodetabek Selesai Digelar
Rekor Sempurna Belanda...
Rekor Sempurna Belanda Terjaga di Piala Dunia, Virgil van Dijk Jadi Sorotan
5 Fakta Menarik saat...
5 Fakta Menarik saat Jerman Bantai Curacao 7-1 di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved