PELNI Lepas Struktur Terumbu Karang Buatan di Laut Banyuwangi
Rabu, 16 Desember 2020 - 07:31 WIB
loading...
A
A
A
Penenggelaman terumbu karang ini bukan kali pertama yang dilakukan Pelni. Sebelumnya, Pelni telah berkontribusi pada penenggelaman struktur terumbu karang buatan Domus Arcae Similis di Pulau Sepa - Kepulauan Seribu (2017), Domus Hippocampi di Pulau Bangka - Sulawesi Utara (2018), dan Domus Frosiquilo di Pantai Jikomalomo - Ternate (2019).
(Baca Juga: Bappenas dan KKP Genjot Ekonomi Pesisir Lewat Terumbu Karang)
Kepedulian Pelni untuk ekosistem laut ini pun juga semakin menunjukkan bahwa kegiatan TJSL (Tanggung Jawab Sosial Lingkungan) Pelni ini sejalan dengan SDG's (Suistanable Development Goals) untuk Bidang Air Bersih dan Sanitasi Layak, BIdang Penanganan Perubahan Iklim, dan Bidang Ekosistem Lautan; di mana melalui terumbu karang ini diharapkan ada keberlanjutan ekosistem baik untuk biota laut dan dapat membantu meningkatkan pembangunan ekonomi lingkungan dan sosial sehingga mendorong daerah tersebut untuk menjadi daerah pariwisata yang semakin layak.
Pelni sebagai BUMN yang bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 83 pelabuhan serta melayani 1.100 ruas. Selain angkutan penumpang, Pelni juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah 3TP di mana kapal perintis menyinggahi 275 pelabuhan dengan 3.739 ruas.
Pelni juga mengoperasikan sebanyak 20 kapal Rede. Sedangkan pada pelayanan bisnis logistik, kini Pelni mengoperasikan 4 kapal barang, 8 kapal tol laut serta 1 kapal khusus ternak.
(Baca Juga: Bappenas dan KKP Genjot Ekonomi Pesisir Lewat Terumbu Karang)
Kepedulian Pelni untuk ekosistem laut ini pun juga semakin menunjukkan bahwa kegiatan TJSL (Tanggung Jawab Sosial Lingkungan) Pelni ini sejalan dengan SDG's (Suistanable Development Goals) untuk Bidang Air Bersih dan Sanitasi Layak, BIdang Penanganan Perubahan Iklim, dan Bidang Ekosistem Lautan; di mana melalui terumbu karang ini diharapkan ada keberlanjutan ekosistem baik untuk biota laut dan dapat membantu meningkatkan pembangunan ekonomi lingkungan dan sosial sehingga mendorong daerah tersebut untuk menjadi daerah pariwisata yang semakin layak.
Pelni sebagai BUMN yang bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 83 pelabuhan serta melayani 1.100 ruas. Selain angkutan penumpang, Pelni juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah 3TP di mana kapal perintis menyinggahi 275 pelabuhan dengan 3.739 ruas.
Pelni juga mengoperasikan sebanyak 20 kapal Rede. Sedangkan pada pelayanan bisnis logistik, kini Pelni mengoperasikan 4 kapal barang, 8 kapal tol laut serta 1 kapal khusus ternak.
(fai)
Lihat Juga :