Daya Saing Manufaktur Indonesia Ungguli India dan Vietnam
Rabu, 16 Desember 2020 - 15:42 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, beberapa kegiatan yang telah dilakukan Kemenperin dalam mempercepat implementasi industri 4.0 di Indonesia, antara lain menyusun indeks untuk mengukur tingkat kesiapan industri dalam bertransformasi menuju industri 4.0, yang disebut Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0), dan merumuskan pembentukan ekosistem industri 4.0 (SINDI 4.0).
(Baca Juga: Relokasi Akibat Pandemi, Kemenperin Incar Investasi Manufaktur Global)
INDI 4.0 merupakan tools untuk mengukur kesiapan transformasi menuju Industri 4.0, sedangkan SINDI 4.0 merupakan ekosistem Industri 4.0 yang ditujukan untuk membangun sinergi dan kolaborasi antar pihak guna mempercepat proses transformasi industri 4.0, koordinasi antar pihak dalam proses tansformasi industri 4.0, maupun membangun jejaring dan kerja sama antar pihak dalam akselerasi proses transformasi industri 4.0. "Perusahaan telah mulai bergabung dalam ekosistem dan merasakan manfaatnya," jelas Kepala BPSDMI.
Berikutnya, penunjukan perusahaan percontohan atau lighthouse nasional dalam transformasi industri 4.0. "Pada konferensi ini ditampilkan dua perusahaan lighthouse nasional yang juga penerima award INDI 4.0, yaitu PT Akebono Brake Indonesia dan PT Indolakto," imbuhnya.
Kedua perusahaan tersebut diharapkan mampu menjadi contoh bagi sektor industri manufaktur lainnya di dalam negeri untuk dapat mengambil manfaat positif dari penerapan industri 4.0. Selain itu, dalam rangka percepatan adopsi industri 4.0 di tanah air, Kemenperin juga tengah membangun Pusat Inovasi Digital dan Pengembangan SDM Industri 4.0 (PIDI 4.0) yang diharapkan menjadi solusi satu atap penerapan industri 4.0 di Indonesia dan Jendela Indonesia 4.0 kepada dunia.
(Baca Juga: Relokasi Akibat Pandemi, Kemenperin Incar Investasi Manufaktur Global)
INDI 4.0 merupakan tools untuk mengukur kesiapan transformasi menuju Industri 4.0, sedangkan SINDI 4.0 merupakan ekosistem Industri 4.0 yang ditujukan untuk membangun sinergi dan kolaborasi antar pihak guna mempercepat proses transformasi industri 4.0, koordinasi antar pihak dalam proses tansformasi industri 4.0, maupun membangun jejaring dan kerja sama antar pihak dalam akselerasi proses transformasi industri 4.0. "Perusahaan telah mulai bergabung dalam ekosistem dan merasakan manfaatnya," jelas Kepala BPSDMI.
Berikutnya, penunjukan perusahaan percontohan atau lighthouse nasional dalam transformasi industri 4.0. "Pada konferensi ini ditampilkan dua perusahaan lighthouse nasional yang juga penerima award INDI 4.0, yaitu PT Akebono Brake Indonesia dan PT Indolakto," imbuhnya.
Kedua perusahaan tersebut diharapkan mampu menjadi contoh bagi sektor industri manufaktur lainnya di dalam negeri untuk dapat mengambil manfaat positif dari penerapan industri 4.0. Selain itu, dalam rangka percepatan adopsi industri 4.0 di tanah air, Kemenperin juga tengah membangun Pusat Inovasi Digital dan Pengembangan SDM Industri 4.0 (PIDI 4.0) yang diharapkan menjadi solusi satu atap penerapan industri 4.0 di Indonesia dan Jendela Indonesia 4.0 kepada dunia.
(fai)
Lihat Juga :